Stasiun pengisian Bahan Bakar Gas. Tempo/Dwianto Wibowo
Topik
Kontraktor Siap Pasok Gas untuk Konversi BBG
TEMPO.CO, Jakarta - Para kontraktor minyak dan gas menyatakan siap memberikan pasokan gas tambahan kepada pemerintah untuk mendukung program konversi bahan bakar minyak ke gas. Pasokan gas diutamakan untuk program konversi di Jawa dan Bali terlebih dahulu.
Kontraktor tersebut antara lain Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), Pertamina EP, dan Santos Indonesia Pty Ltd.
Selain empat produsen tersebut, sebenarnya pemerintah juga meminta alokasi gas dari CNOOC. Namun, CNOOC tidak mampu memenuhi permintaan tersebut."Kami sudah bilang ke Dirjen dan BPM igas sudah tidak ada gas lagi untuk program konversi BBM ke BBG," kata Wakil Presiden Eksplorasi CNOOC SES, Perkasa Sinagabariang, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Kamis, 2 Februari 2012.
Secara total komitmen gas untuk program konversi yang didapat dari empat produsen tersebut adalah sebanyak 19,6 juta kaki kubik feet per hari (MMSCFD). Rinciannya adalah PHW WMO sebanyak 6 MMSCFD, PHE ONWJ 3 MMSCFD, Pertamina EP 5,1 MMSCFD dan Santos 5,5 MMSCFD.
Kecuali Santos, gas tersebut dipastikan dapat mengalir pada tahun ini."Santos baru bisa memasok gas tersebut pada 2013," kata Presiden and General Manager Santos Indonesia, Marjolijn Wajong. Majolijn menjelaskan, Santos tak dapat memenuhi permintaan pasokan untuk konversi pada tahun ini karena gas dari ketiga lapangan yang mereka miliki semuanya telah berkomitmen."Kami bisa berikan gas setelah Lapangan Peluang berproduksi pada 2013," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Pertamina EP Syamsul Alam menyatakan bahwa pihaknya telah memasok gas untuk BBG sejak 2001 lalu sebanyak 2,8 MMSCFD melalui PGN."Itu untuk distribusi wilayah Jakarta dan sekitarnya," kata dia. Untuk komitmen tahun ini, gas sebanyak 5,1 MMSCFD akan dialokasikan dengan menyisihkan produksi gas dari Lapangan Tambun 4 MMSCFD, dan Lapangan Cikarang 1,1 MMSCFD.
GUSTIDHA BUDIARTIE





