foto

Dalam gambar yang diambil dari rekaman video, terlihat para penonton sepak bola menginvasi lapangan saat pertandingan antara klub al-Masry dan Al-Ahli masih berlangsung, di stadion Port Said, Mesir (1/2). Akibat kerusuhan ini, dilaporkan 73 orang tewas dan 1000 orang lainnya terluka. REUTERS/Egypt Tv via Reuters Tv

Presiden FIFA Sesali Kerusuhan Suporter di Mesir  

TEMPO.CO, Port Said - Kerusuhan sepak bola yang terjadi di Mesir antara pendukung Al Masry dan Al Ahly di Port Said Stadium, Mesir, Rabu, 1 Februari 2012 waktu setempat membuat Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Sepp Blatter, terkejut. Ia mengatakan turut berduka cita atas kejadian itu.

"Saya sangat terkejut dan sedih melihat kejadian sore ini dimana banyak pendukung sepak bola meninggal dan terluka pada pertandingan di Port Said, Mesir," kata Blatter di situs resmi FIFA. "Hati saya bersama para keluarga yang telah kehilangan."

Blatter juga menyatakan kejadian ini tidak seharusnya terjadi di dalam sepak bola yang menunjung tinggi sportivitas. “Ini hari yang kelam untuk dunia sepak bola. Seperti bencana besar yang tidak seharusnya terjadi,” kata Blatter yang sudah menjadi Presiden FIFA sejak 1998.

Tragedi itu berawal ketika suporter Al Ahly membentangkan banner yang memancing emosi pendukung tuan rumah di babak kedua. Setelah pertandingan usai untuk kemenangan tuan rumah 3-1, pendukung Al Masry turun ke lapangan dan menyerang suporter Al Ahly dengan lemparan botol, kembang api, dan batu. Bahkan, para pendukung Al Masry juga masuk ke arah tribun tim tamu untuk menyerang mereka.

Beberapa polisi mencoba untuk menghentikan pertikaian tersebut. Namun, jumlah petugas keamanan yang kalah banyak dibanding kedua suporter yang bertikai membuat situasi  semakin tidak kondusif.

Dikabarkan sebanyak 73 orang meninggal akibat aksi brutal para pendukung sepak bola itu. Wakil Menteri Kesehatan Hesham Sheiha menyebut ini sebagai bencana terbesar dalam sejarah sepak bola Mesir.

FIFA |GUARDIAN | EGYPT INDEPENDENT | IRVAN SAPUTRA


Berita lain

Rusuh Sepak Bola Mesir Sampai ke Ruang Ganti

Huru-hara Sepak Bola Mesir, 73 Penonton Tewas

Heboh Kecanduan Seks

Persipura Menangkan Gugatan Atas PSSI di CAS

Ibu Dibunuh Karena Melahirkan Anak Perempuan

Presiden Filipina Kencani DJ Korea
Tahun Ini Jumlah Cuti Bersama 6 Hari
Hakim Kasus Nenek Rasmiah Juga Hakim Kasus Prita