Guguran lava pijar Gunung Semeru. Dokumen BPBD Lumajang
Topik
Foto Terkait
Status Semeru Menjadi Siaga
TEMPO.CO, Lumajang - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Jumat, 3 Februari 2012, dilaporkan menaikkan status aktivitas Gunung Semeru dari waspada menjadi siaga. Hal ini dilakukan menyusul peningkatan guguran lava pijar gunung api tertinggi di Pulau Jawa ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Rochani, kepada Tempo, Jumat siang, 3 Februari 2012, mengatakan pihaknya baru menerima informasi tersebut siang ini dari Suparno, Kepala Pos Pemantauan Gunung Api Gunung Semeru, di Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. "Status aktivitas Gunung Semeru dinaikkan menjadi siaga," kata Rochani.
Rochani mengatakan peningkatan status aktivitas Gunung Semeru dari waspada menjadi siaga ini berdasarkan kajian PVMBG, Badan Geologi di Bandung. "Adanya peningkatan guguran lava pijar ini yang menjadi pertimbangan status Semeru dinaikkan menjadi siaga," kata Rochani.
Kendati demikian, kata Rochani, pihaknya meminta warga untuk tidak panik menyikapi situasi ini. "Warga tidak perlu panik dan tidak perlu mengungsi dulu," kata Rochani.
Rochani mengatakan pihaknya saat ini berada di Jakarta dan baru menerima informasi tersebut dari Pos Sawur. Dia juga mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan terkait dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru ini.
Informasi terakhir yang dihimpun Tempo, aktivitas vulkanik Gunung Semeru hari ini dilaporkan mengalami 73 kali letusan dan embusan, sembilan kali guguran, dan satu kali tektonik jauh.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis, 2 Februari 2012 kemarin, terjadi luncuran guguran lava pijar Gunung Semeru sejauh 750 meter dari bibir kawah.
DAVID PRIYASIDHARTA





