foto

Sel kanker. novosti.rs

Tahun 2030, Penderita Kanker Naik 300 Persen

TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit kanker ternyata membunuh lebih banyak orang dibandingkan dengan penyakit AIDS, malaria, atau TBC. Diperkirakan tahun 2030 terjadi lonjakan penderita kanker 300 persen di seluruh dunia.

"Sebanyak 70 persen dari jumlah tersebut terdapat di negara berkembang, termasuk Indonesia," kata Ketua Departemen Radiasi Onkologi RSCM Jakarta, Prof. Soehartati Gondhowiardjo, dalam acara Peringatan Hari Kanker se-Dunia, RSCM, Jakarta, Jumat, 3 Februari 2012.

Namun menurut dia, dari jumlah kenaikan 300 persen itu, sekitar 43 persen penderita kanker dapat dicegah. Salah satunya dengan menerapkan lima pola hidup sehat, yaitu: stop tembakau, mengurangi alkohol, dan menghindari obesitas. "Juga perbanyak konsumsi buah dan sayuran, serta olahraga teratur," ujarnya.

Selain itu, kata dia, sepertiga dari seluruh kasus kanker dapat disembuhkan bila ditemukan pada stadium dini dan dan diobati atau diterapi dengan tepat. Sayangnya di Indonesia, khususnya di RSCM, sekitar 70 persen pasien yang datang umumnya menderita penyakit stadium lanjut. "Kalau stadium lanjut, selain mahal, angka berhasilnya juga rendah," kata Ketua Asosiasi Onkologi Radiasi Indonesia ini.

RSCM bersama dengan Kementerian Kesehatan, Pemprov DKI Jakarta, dan PT. Askes berencana akan menggelar Gerakan Peduli Kanker di Gelora Bung Karno Minggu pagi, 5 Februari 2012.

MUNAWWAROH