SBY (kanan) dan Anas Urbaningrum. REUTERS/Supri
Infografis
Nazaruddin: SBY Tahu Bagi Duit Kongres Bandung
TEMPO.CO, Jakarta -Terdakwa kasus suap Wisma Atlet SEA Games, Jakabaring, Palembang, Muhammad Nazaruddin menyebut Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengetahui bagi-bagi duit untuk memenangkan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum dalam Kongres Demokrat di Bandung, Jawa Barat, awal 2010 lalu.
“Kalau soal pembagian uang di Kongres itu Pak SBY tahu. Karena ada salah satu calon (Ketum) yang kalah, dia membawa buktinya itu dan memberitahukan kepada Ketua Dewan Pembina,” kata Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI, Jumat 3 Februari 2012.
Dalam Kongres tersebut, Anas menyisihkan dua kandidat Ketua Umum lainnya, yakni Andi Mallarangeng dan Marzuki Alie. Menurut Nazar, Anas bisa menang karena sudah mengamankan suara Dewan Pengurus Cabang yang sebelumnya mendukung Andi maupun Marzuki. Langkah Anas adalah hasil koordinasinya dengan Nazar dan Hasyim, adik Nazar, pada awal Mei 2010.
“Saya ditanya biaya pemenangan Kongres. Lalu dari laporan koordinator di daerah, akhirnya disepakati urusan uang akan diterima di Bandung,” ujar Nazar. “Saya ikut bagi-bagi karena saya bendahara pemenangan Anas.”
Duit pun akhirnya disiapkan Nazar. Menurut terdakwa kasus suap Wisma Atlet tersebut, total Rp 30 miliar dan US$ 8 juta dialirkan ke Bandung. Ia meralat kesaksian dua pegawai Keuangan Grup Permai, Yulianis dan Oktarina Fury, dalam sidang, yang menyebut uang ke Kongres berjumlah Rp 30 miliar dan US$ 5 juta.
“Itu untuk mengamankan 325 DPC. Ada yang satu DPC US$ 10 ribu, ada yang US$ 15 ribu, ada yang US$ 20 ribu,” kata Nazar. Menurut dia, ada juga sebagian yang mengalir ke DPC pendukung Andi. “DPC-nya Andi diamankan juga.”
Nazar mengklaim, anggota Demokrat Angelina Sondakh ikut bagi-bagi duit. Namun Nazar tak menyebut Angie menebar fulus untuk pemenangan siapa. “Ada juga kok rekaman CCTV yang menunjukkan kami lagi bagi-bagi duit.”
Soal tuduhan terbaru Nazaruddin ini, dua calon ketua umum Kongres Demokrat di Bandung, Marzuki Alie dan Andi Mallarangeng maupun Yudhoyono belum dikonfirmasi.
ISMA SAVITRI
Berita Terpopuler
Besok Abraham Umumkan Tersangka Baru Wisma Atlet?
Ini Rekaman Percakapan Rosa Soal Setoran buat DPR
Rosa Akui Aliran Duit kepada Tokoh Demokrat
Nazar: Anas Enggak Ngaku? Saya Buka Kasus Lainnya
Angelina Sondakh Resmi Jadi Tersangka
Angpau Nikah Anak Bambang Soesatyo Rp 400 Juta
Angie: Ini Skenario Mahadahsyat Korbankan Saya
Nazar: Anas Jatuh, Demokrat Tak Akan Kiamat
Dikalahkan Persipura, PSSI Surati CAS
Anas Lebih Ksatria Mundur Ketimbang Dicopot





