foto

Mark Zuckerberg. thefiscaltimes.com

Pendapatan dari ''Facebooker'' Sangat Murah  

TEMPO.CO, New York - Meski besaran angka dalam berkas pengajuan penawaran perdana (IPO) Facebook senilai US$ 5 miliar, pendapatan dari setiap pengguna yang terdaftar tahun lalu sangat kecil, hanya US$ 4,39.

Ini adalah tantangan utama perusahaan jejaring sosial ini untuk dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang berbasis Internet lainnya. Pendapatan per pengguna Google lebih dari US$ 30 per tahun dari setiap pengguna yang terdaftar, Yahoo sebesar US$ 7, serta AOL US$ 10.

Setelah Facebook go public, investor Wall Street akan menuntut lebih. Itu berarti perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini harus dapat menggaet pelanggan yang lebih banyak atau akan lebih agresif dalam beriklan. Tapi bisakah Facebook melakukan itu semua tanpa merusak kenyamanan penggunanya?

Perusahaan mungkin akan mengalami kesulitan untuk meningkatkan jumlah iklan di situs jejaring sosial yang mengutamakan percakapan daring. “Ini adalah alat komunikasi. Dapatkan Anda membayangkan dapat menghentikan percakapan seperti saat kita sedang bertelepon disela oleh iklan di tengah percakapan?” ujar Tim Loughran, profesor keuangan dari Universitas Notre Dame, saat mempelajari penawaran saham Facebook.com.

Untuk membenarkan penilaian seperti itu, Facebook akan perlu untuk memaksimalkan pendapatannya agar dapat mendekati Google, salah satu pesaing terbesarnya. Pendapatan Google hampir mencapai US$ 38 miliar tahun lalu dan jika dikonversikan sekitar US$ 35 per pelanggan yang terdaftar. Sedangkan Facebook hanya mencatat pendapatan US$ 3,7 miliar tahun lalu.

Pertanyaannya adalah apakah itu bisa mendatangkan uang lebih tanpa mengurangi kenyamanan 845 juta pengguna yang sudah terbiasa bergaul dengan teman dan keluarganya di jejaring sosial tanpa ada serangan iklan. Bagian dari lingkungan jaringan telah dibangun.

Pendiri Facebook.com, Mark Zuckerberg, telah berhasil mendapatkan sebanyak mungkin pengguna untuk membuat profil di situs jejaring sosialnya, sebelum mengetahui cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan dari semua informasi tentang kepentingan dari koneksi mereka.

Secara teori, jejaring sosial terbesar di dunia saat ini memungkinkan Facebook untuk menargetkan iklan bagi kebanyakan pengguna yang mungkin tertarik dengan suatu produk atau layanan tertentu. Ini akan menjadi daya tarik bagi para pengiklan karena dianggap cukup representatif untuk beriklan dibandingkan dengan situs lainnya.

Jika ini terjadi, Facebook dapat dengan mudah meningkatkan pendapatannya dari per pengguna menjadi US$ 10 hingga US$ 12 per tahun,” kata Michael Pachter, analis dari Wedbush Securities.

Iklan bukan satu-satunya cara Facebook untuk mendapatkan uang. Ada pendapatan komisi dari beberapa penjualan online dan layanan lainnya. Pendapatan dari iklan menyumbang 85 persen pendapatan Facebook tahun lalu, di bawah apa yang diraih Google, iklan menyumbang 96 persen pendapatannya tahun lalu.

Sebelum Google menjadi perusahaan terbuka, juga menghadapi pertanyaan serupa tentang kemampuannya untuk menghasilkan uang dari iklan di samping hasil pencarian, di e-mail, maupun dalam video. Hal ini terbukti, sebagian besar pengguna tidak merasa keberatan sehingga pendapatan tahunan Google melonjak 25 kali lipat dari tahun 2003.

Mark Zuckerberg, pemegang saham pengendali serta pemimpin Facebook, berjanji untuk menempatkan kepentingan pengguna di atas kepentingan keuangan perusahaan. “Kami tidak membangun layanan untuk membuat uang, kami menghasilkan uang untuk membangun layanan yang lebih baik,” tulis Zuckerberg dalam surat pengajukan IPO Rabu lalu. “Sekarang ini, saya pikir semakin banyak orang ingin menggunakan jasa dari perusahaan yang percaya pada sesuatu yang lebih dari sekadar memaksimalkan keuntungan,” ucapnya.

AP | VIVA B. KUSNANDAR