foto

Dailymail.co.uk

Mantan Miss Inggris Berbohong Agar Dapat Tunjangan

TEMPO.CO, London - Mantan kontestan Miss Inggris Raya, Rachel Hatton, 28 tahun, terpaksa duduk di kursi pesakitan. Dia dituding berbohong demi mendapatkan tunjangan sosial dengan menutupi status pernikahannya.

Ia diduga telah menerima hampir £ 22.000 (setara dengan Rp 312 juta) tunjangan sosial setelah mengaku bahwa dia adalah orang tua tunggal. Padahal saat itu ia sebenarnya hidup dengan suaminya, Nathaniel Simon. Tunjangan yang dinikmatinya berupa tunjangan pendapatan, perumahan, dan keringanan pajak. Pada September 2009, Hatton dua kali mengklaim dana dengan menyebutkan bahwa dia hidup sendiri.

Di pengadilan, seperti dikutip Daily Mail, Hatton datang hanya untuk mengkonfirmasi nama dan alamat dan mengaku tidak bersalah. Sidang hanya berlangsung selama lima menit.

Dia pertama kali menjadi berita utama pada 2010 ketika menjadi janda dan ibu tunggal pertama yang turut serta dalam sebuah kontes kecantikan. Bagi sejarah penyelenggaraan Miss Inggris Raya sejak 56 tahun lalu, ini baru pertama kali terjadi.

Hatton adalah mantan spesialis komunikasi angkatan bersenjata Inggris. Ia menikah selama tiga tahun sebelum bercerai tahun 2007.

Ia, yang berangkat sebagai Miss Warwickshire, menyatakan menjadi Miss Inggris Raya adalah cita-cita masa kecilnya. "Saya ingin mewakili negara saya sebagai seorang prajurit model dan menjadi duta kecantikan," katanya.

Miss Great Britain dimulai pada tahun 1945 di Morecambe sebagai hiburan untuk wisatawan, di bawah label Bathing Beauty Queen. Tiap kota mengirimkan wakilnya sebelum akhirnya diadu secara nasional untuk memilih satu yang memenuhi kriteria sebagai ''ratu''-nya.

TRIP B