Kamera CCTV. TEMPO/Arif Fadillah
Topik
Kebutuhan Kamera Pengintai Melonjak
TEMPO.CO, Yogyakarta - Kebutuhan pemasangan kamera tersembunyi di berbagai tempat publik di Yogyakarta meningkat. Dalam satu bulan satu distributor kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) rata-rata bisa menjual 500 unit. Harganya mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 2 juta per unit.
Jika konsumen ingin satu paket dengan dua kamera seharga Rp 2,6 juta hingga Rp 4 juta, tergantung pada spesifikasinya. "Di DIY ada lima distributor. Kami per bulan rata-rata bisa menjual 500 kamera," kata Zulkifli, pegawai distributor CCTV Silikon di Yogyakarta, Minggu 5 Februari 2012.
Kamera pengintai itu diklasifikasikan dua macam, indoor dan outdoor. Namun ada kamera tersembunyi dikamuflasekan dalam beragam bentuk, seperti pulpen, jam meja, boneka, jam tangan, kacamata, bahkan gantungan kunci. Namun ada juga yang bentuknya konvensional, dipasang di kantor, toko, dan pusat perbelanjaan.
Kamera pengintai yang dikamuflasekan ada yang berbentuk slot mini SD (memory) untuk menyimpan gambar, berkapasitas 4 gigabita, mampu merekam selama dua jam.
Bagi pemilik toko atau yang memasang kamera CCTV juga bisa melihat layar melalui telepon seluler, asal sudah terkoneksi dengan Internet, tinggal mengaplikasikan IP address-nya. "Pemilik toko bisa mengontrol kegiatan tokonya dari mana saja," kata dia.
Nuri Maryadi, karyawan Kent Computer, mengatakan kebutuhan CCTV saat ini sangat tinggi. Sebab pemantauan lokasi vital bisa dilakukan dengan mudah dari jarak jauh. Apalagi seperti Anjungan Tunai Mandiri, yang tidak dijaga petugas keamanan, perlu dipasangi CCTV. "Bahkan di toko, jika ada karyawan yang nakal, bisa terpantau," kata dia.
MUH SYAIFULLAH





