foto

TEMPO/Prima Mulia

Magic Jar Bikin Jalan di Manado Ditutup 1 Jam  

TEMPO.CO, Manado - Gara-gara paket berisi alat penanak nasi listrik atau magic jar yang dibungkus rapi dan diletakkan di depan Toko Obor Pelita dekat tugu Patung Kuda, Kelurahan Paal II, Kecamatan Tikala, arah Bandar Udara Sam Ratulangi, warga Kota Manado heboh luar biasa sekitar pukul 12.00 Wita, Senin, 6 Februari 2012.

Bahkan polisi sempat memblokir jalan hingga satu jam lamanya. Akibatnya arus lalu lintas menuju dan dari Bandar Udara Sam Ratulangi macet total karena polisi juga memasang garis polisi di jalanan.

Tim Gegana Kepolisian Daerah Sulawesi Utara bereaksi cepat dan tak mau terjadi apa-apa. Mereka menyisir lokasi hingga radius 20 meter.

Kejadian menghebohkan ini diawali ketika pada pukul 10.00 Wita ditemukan bungkusan yang diletakkan di depan Toko Obor Pelita dekat tugu Patung Kuda, Kelurahan Paal II, Kecamatan Tikala.

Bungkusan ditemukan Pak Iwan. Warga setempat mengira bungkusan tersebut adalah bom dan kemudian dilaporkan ke Kepala Lingkungan (Pala) VI, Ferry Lontaan, yang kebetulan sedang melakukan kontrol wilayah.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Pala langsung melaporkan ke polisi. Tak lama kemudian tim Kepolisian Resor Kota Manado bersama dengan tim Gegana Kepolisian Daerah Sulawesi Utara langsung turun ke lokasi mengecek laporan tersebut.

Namun setelah dicek dan dilakukan pengamanan ekstra-ketat, bungkusan tersebut ternyata hanya berisi magic jar.

Kepala Sub-Humas Kepolisian Resor Kota Manado Ajun Komisaris Deesy Hamang membenarkan adanya paket yang diduga bom tersebut. "Tapi kondisinya sudah aman dan terkendali," ujar Hamang.

Sementara, pantauan Tempo di lapangan saat ini, daerah tempat penemuan paket diduga bom sudah berjalan normal kembali.

ISA ANSHAR JUSUF