Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jadi Tersangka, Angie Dinonaktifkan dari Demokrat?

image-gnews
Wakil Ketua Umum Percasi periode 2003 - 2007, Angelina  PP Sondakh berpose di sekolah catur milik Utut Adianto di Bekasi, Jawa Barat, 18 Juli 2003. TEMPO/ Hendra Suhara
Wakil Ketua Umum Percasi periode 2003 - 2007, Angelina PP Sondakh berpose di sekolah catur milik Utut Adianto di Bekasi, Jawa Barat, 18 Juli 2003. TEMPO/ Hendra Suhara
Iklan

TEMPO.CO , Jakarta: Partai Demokrat memberhentikan sementara Angelina Sondakh dari jabatannya sebagai wakil sekretaris jenderal setelah ia menjadi tersangka kasus suap Wisma Atlet. Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tidak secara tegas menyebutkan posisi Angelina--akrab disapa Angie--setelah penetapan itu.

Namun Yudhoyono mengatakan kader partai yang menjadi tersangka pasti diberhentikan dari Partai Demokrat. ”Jangankan tersangka, pelanggaran kode etik akan kami beri sanksi,” kata Yudhoyono dalam keterangan pers di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Ahad 5 Februari 2012

Pemberhentian dari jabatan di partai juga pernah dilakukan Partai Demokrat terhadap M. Nazaruddin--terakhir menjabat bendahara umum. Nazar--begitu Nazaruddin biasa disebut--diberhentikan setelah menjadi tersangka kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games senilai Rp 191 miliar.

KPK pada Jumat lalu menetapkan Angie sebagai tersangka kasus Wisma Atlet. Ketua KPK Abraham Samad mengaku memiliki bukti kuat sehingga menetapkan anggota Badan Anggaran DPR itu sebagai tersangka. Namun dia menolak membeberkan hal itu. Alasannya, hal itu menjadi bagian dari strategi penyidikan.

Tapi keterangan sejumlah saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi saat persidangan Nazar memaparkan dugaan keterkaitan Angie dalam kasus suap Wisma Atlet. Mereka adalah Yulianis, bekas Wakil Direktur Keuangan PT Grup Permai, perusahaan milik Nazar. Serta Mindo Rosalina Manulang, Direktur Marketing PT Anak Negeri.

Dalam sejumlah pesan BlackBerry antara Rosa dan Angie, terungkap adanya permintaan uang dengan istilah ”apel” yang akan diberikan kepada ”Ketua Besar” dan ”Bos Besar”. Dalam persidangan M. Nazaruddin itulah Rosa menuturkan bahwa istilah “apel” berarti pemberian uang dan “Bos Besar” adalah Anas Urbaningrum.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dugaan keterlibatan Angie kian terkuak dengan kesaksian Gerhana Sianipar, Direktur PT Exatech Technology Utama, perusahaan milik Nazar. Gerhana mengaku diminta Rosa membuat pengajuan kas sebesar Rp 2 miliar untuk “Ibu Artis”. Ibu artis merupakan istilah yang merujuk pada Angie.

Adapun Angie hingga berita ini ditulis belum mau berkomentar. Kemarin Tempo menyambangi rumah Angie. Ia sedang menggelar tahlilan mengenang satu tahun meninggalnya Adjie Massaid, sang suami. ”Untuk saat ini, Angie belum bersedia memberikan keterangan,” ujar Candra Rajasa, sepupu Adjie, seusai acara itu. Soalnya, Angie masih berkonsentrasi untuk acara tahlilan.

Meski begitu, dalam berbagai kesempatan, Angie selalu membantah keterlibatan dalam kasus Wisma Atlet. ”Bicara ke saya saja tidak pernah, apalagi saya minta atau menerima. Ajaib banget,” ujar Angie, pertengahan Januari lalu.

| ARYANI KRISTANTI | DIMAS SIREGAR | SUKMA


Berita Terkait
Angie Tersangka, Anas Kian Terancam  
Keluarga Ternyata Siap Jika Angie Ditahan KPK
SBY Bicara Rusak Susu Sebelanga 
Tunggu KPK, SBY Tak Copot Anas
SBY Minta Anas Tak Tiarap
Kata Ahli Fengshui Soal Angelina Sondakh

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Anas Urbaningrum Ungkap Alasannya Kembali Terjun ke Dunia Politik

15 Juli 2023

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum saat menyampaikan pidato di Silang Monas, Jakarta, Sabtu (15/7/2023). ANTARA/Tri Meilani Ameliya
Anas Urbaningrum Ungkap Alasannya Kembali Terjun ke Dunia Politik

Anas Urbaningrum menyatakan kembali ke dunia politik karena ingin menjadi petugas publik.


Anas Urbaningrum Kembali Gaungkan Gantung di Monas, Begini Pernyataannya

15 Juli 2023

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum menyampaikan pidato politiknya saat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Jakarta, Jumat 14 Juli 2023. Dalam Munaslub tersebut, Anas Urbaningrum terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara untuk masa jabatan 2023-2028. ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa.
Anas Urbaningrum Kembali Gaungkan Gantung di Monas, Begini Pernyataannya

Anas Urbaningrum kembali sebut soal gantung di Monas. Tapi berbeda dari pernyataanya 11 tahun lalu.


Anas Urbaningrum Akan Pidato di Monas Hari Ini, Bicara Soal Kepentingan Bangsa Sampai Klarifikasi Hambalang

15 Juli 2023

Anas Urbaningrum saat menghadiri Munaslub PKN yang menunjuk dirinya sebagai Ketua Umum yang baru di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Juli 2023. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Anas Urbaningrum Akan Pidato di Monas Hari Ini, Bicara Soal Kepentingan Bangsa Sampai Klarifikasi Hambalang

PKN berkeras Anas Urbaningrum tak bersalah dalam kasus korupsi Hambalang.


Anas Urbaningrum Akan Pimpin PKN, Gede Pasek Serahkan Posisi Ketua Umum Juli Mendatang

12 Mei 2023

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan saat keluar dari Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Selasa, 11 April 2023. Terpidana kasus korupsi proyek Hambalang tersebut bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Sukamiskin setelah menjalani hukuman 8 tahun penjara. ANTARA/Novrian Arbi
Anas Urbaningrum Akan Pimpin PKN, Gede Pasek Serahkan Posisi Ketua Umum Juli Mendatang

Ketua Umum PKN Gede Pasek Suardika menyatakan akan menyerahkan jabatannya kepada Anas Urbaningrum pada Juli mendatang.


10 Kode Rahasia Kasus Korupsi, Terbaru Tersangka Yana Mulyana: Musang King dan Everybody Happy

17 April 2023

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyatakan dirinya positif terjangkit virus Corona. Hal itu ia sampaikan melalui video yang diunggah di akun Instagramnya pada 23 Maret. Yana menjadi pejabat kedua di Jawa Barat yang positif COVID-19. instagram.com/kangyanamulyana
10 Kode Rahasia Kasus Korupsi, Terbaru Tersangka Yana Mulyana: Musang King dan Everybody Happy

Dalam kasus korupsi tersangka Wali Kota Bandung Yana Mulyana, digunakan kode rahasia "nganter musang king" dan "everybody happy"


Eksklusif Wawancara Tempo dengan Anas Urbaningrum (1)

10 April 2023

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berdiskusi dengan penasehat hukumnya sebelum mengikuti sidang lanjutan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis 26 Juli 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Eksklusif Wawancara Tempo dengan Anas Urbaningrum (1)

Tempo mendapat kesempatan berbincang dengan Anas Urbaningrum dari dalam Lapas Sukamiskin.


Anas Urbaningrum Akan Kunjungi Orang Tuanya di Blitar Usai Bebas dari Lapas Sukamiskin

7 April 2023

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dikawal petugas saat tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 24 September 2014. Anas divonis vonis delapan tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan, serta membayar penggganti kerugian negara sebesar Rp 57.590.350.580 dan US$ 5.261.070.  Dok.TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Anas Urbaningrum Akan Kunjungi Orang Tuanya di Blitar Usai Bebas dari Lapas Sukamiskin

Anas Urbaningrum akan langsung menuju orang tuanya di Blitar setelah dia bebas dari Lapas Sukamiskin.


April 2023 Anas Urbaningrum Bebas, Kasus Wisma Atlet Hambalang Jerat Eks Ketua Umum Partai Demokrat Ini

3 April 2023

Anas Urbaningrum memasuki sebuah mobil saat akan dipindahkan ke Lapas Sukamiskin dari rumah tahanan gedung KPK, Jakarta, 17 Juni 2015. Mahkamah Agung menolak kasasinya dengan memperberat hukuman Anas dari tujuh tahun menjadi 14 tahun. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
April 2023 Anas Urbaningrum Bebas, Kasus Wisma Atlet Hambalang Jerat Eks Ketua Umum Partai Demokrat Ini

Terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang, Anas Urbaningrum akan bebas pada April 2023. Berikut profil eks Ketua Umum Partai Demokrat ini.


Anas Urbaningrum Minta Dibebaskan dari Lapas Sukamiskin Sore Hari

1 April 2023

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berdiskusi dengan penasehat hukumnya sebelum mengikuti sidang lanjutan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis 26 Juli 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Anas Urbaningrum Minta Dibebaskan dari Lapas Sukamiskin Sore Hari

Anas Urbaningrum mengajukan permintaan agar dilepaskan dari Lapas Sukamiskin pada sore hari.


Anas Urbaningrum Akan Bebas Dari Lapas Sukamiskin, HMI Berencana Gelar Road to Bandung

31 Maret 2023

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berdiskusi dengan penasehat hukumnya sebelum mengikuti sidang lanjutan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis 26 Juli 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Anas Urbaningrum Akan Bebas Dari Lapas Sukamiskin, HMI Berencana Gelar Road to Bandung

Sekitar 60 kader HMI akan menjemput Anas Urbaningrum di Bandung pada 10 April 2023.