Ramlan Surbakti. TEMPO/Wahyu Setiawan
Topik
30 Calon Anggota KPU Lolos Seleksi Tahap Kedua
TEMPO.CO, Jakarta - Tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengumumkan hasil seleksi tahap kedua calon anggota KPU dan Bawaslu. Anggota tim seleksi, Ramlan Surbakti, mengatakan 30 calon anggota KPU lolos seleksi tahap kedua dari 106 calon yang lolos tahap pertama.
"Untuk calon anggota Bawaslu, 18 orang dinyatakan lulus seleksi tahap kedua dari 61 orang calon yang lulus seleksi tahap pertama," kata Ramlan kepada wartawan di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin, 6 Februari 2012. Enam orang yang lolos seleksi KPU dan lima Bawaslu adalah perempuan.
Ramlan menyatakan calon-calon ini lolos setelah melalui tiga tahap penilaian, yaitu tes kesehatan, tes psikologi, dan tes tertulis pengetahuan pemilihan umum. "Tes tertulis dilaksanakan pada 17 Januari, sedangkan tes psikologi dan tes kesehatan dilaksanakan pada 18-21 Januari," kata dia.
Selain tiga aspek penilaian itu, tim seleksi juga mempertimbangkan tanggapan dari warga masyarakat terhadap para calon, rekam jejak para calon, dan makalah personal dari para calon. "Calon yang kami umumkan adalah hasil kumulatif dari tiga tes plus tiga hal tersebut," ujar Ramlan.
Para calon yang lulus tahap kedua akan mengikuti seleksi tahap ketiga, yaitu wawancara. Wawancara diselenggarakan pada 13-18 Februari 2012. Selain wawancara, tim seleksi kembali meminta tanggapan masyarakat terhadap para calon, penelusuran rekam jejak para calon, dan makalah personal para calon untuk memutuskan lulus atau tidaknya para calon tersebut.
"Nanti pas wawancara akan kami minta klarifikasi para calon atas tanggapan warga, makalah personal, dan rekam jejaknya," ucapnya.
Ketua tim seleksi, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, menyatakan pengumuman seleksi tahap kedua ini akan membuka dimulainya seleksi tahap ketiga dalam beberapa hari ke depan. Pada 24 Februari nanti diharapkan nama-nama calon anggota KPU dan Bawaslu sudah diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
PRIHANDOKO





