foto

TEMPO/Dasril Roszandi

Kenaikan Gaji Pegawai BI Dibahas Lagi

TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia kembali membahas rencana kenaikan gaji pegawai bank sentral. Pembahasan yang dilakukan bersama Komisi Keuangan DPR RI merupakan yang kedua kalinya setelah dilakukan sebelumnya pada Rabu, 1 Februari lalu.

"Rapat juga membahas soal logistik sumber daya manusia (SDM) Bank Indonesia. Terutama mengenai anggaran, termasuk gaji deputi gubernur dan karyawan BI," ujar Ketua Badan Supervisi Bank Indonesia, Umar Juoro, di gedung MPR/DPR, Senin, 6 Februari 2012.

Dia mengatakan pembahasan ini dilakukan karena selama ini deputi gubernur BI belum mengalami kenaikan gaji. "Terutama kinerja deputi gubernur yang secara umum bagus," kata dia.

Mengenai berapa banyak rencana kenaikan gaji pegawai bank sentral ini, menurut dia, akan ditentukan bersama Komisi XI. Namun belum dipastikan kapan kenaikan gaji itu diketuk palu. "Belum ada putusan, masih dibahas dalam panitia kerja di Komisi XI," ujarnya.

Umar menjelaskan kenaikan gaji pegawai bank sentral mempertimbangkan kinerja setiap deputi gubernur. Sementara kinerja tersebut dapat dilihat dari inflasi dan non performing loan (NPL) perbankan. "Namun yang jadi perhatian adalah intermediasi dan moneter," ujarnya.

Sebelumnya Bank Indonesia juga telah melakukan rapat tertutup dengan Komisi XI DPR untuk membahas kenaikan gaji pegawai bank tersebut. Pada rapat tersebut BI mengusulkan kenaikan anggaran pengeluaran gaji Dewan Gubernur dan pegawai 2012 menjadi sebesar Rp 2,13 triliun. Jumlah ini naik sebesar 7,57 persen dari 2011 sebesar Rp 1,98 triliun.

SUTJI DECILYA