Bank Syariah Mandiri. TEMPO/Prima Mulia
Topik
BI Segera Luncurkan Indeks Bank Syariah
TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia segera meluncurkan indeks perbankan syariah bulan ini. Indeks ini bakal menjadi acuan harga untuk produk perbankan syariah yang dipasarkan di Indonesia.
Menurut analis perbankan syariah Bank Indonesia, Rafki Ismail, saat ini bank syariah sering berpatokan pada suku bunga Bank Indonesia dan bank konvensional untuk menentukan margin pada produknya. "Praktek ini membuat produk bank syariah tidak sepenuhnya mencerminkan sistem ekonomi syariah." kata dia di kantornya, Senin 6 Januari 2012.
Karena itulah, kata Rafki, indeks ini diharapkan mampu menjadi alternatif bagi bank syariah untuk menetapkan margin pricing. Menurut dia indeks ini dibuat berdasarkan perhitungan komoditas sektor riil. Saat ini ada 11 sektor yang akan menjadi tolok ukur indeks, di antaranya sektor pertanian, perdagangan, pertambangan, industri, dan jasa. "Masing-masing sektor akan punya nilai benchmark yang berbeda." ujarnya.
Setelah indeks ini terbit, Indonesia akan menjadi salah satu pioner pencipta benchmark perbankan syariah. Rafki mengatakan Malaysia, pengembang bisnis bank syariah terbesar, saat ini baru akan berhitung untuk menciptakan indeks semacam ini.
Namun Bank Indonesia tak akan memaksa pelaku industri bank syariah mengimplementasikan indeks ini. "Biarkan bank syariah menyesuaikan dengan sendirinya."
SUBKHAN





