foto

PT Waskita Karya. TEMPO/Arnold Simanjuntak

Waskita Melantai di Bursa Tahun Depan

TEMPO.CO, Jakarta- PT Waskita Karya (Persero) siap menggelar penawaran saham perdana (Initial Public Offering /IPO) pada awal 2013. Upaya go public ini dilakukan demi menyehatkan kondisi keuangan perusahaan konstruksi pelat merah ini.

Menurut Direktur Utama Waskita Karya, M. Choliq, IPO harus dilakukan untuk menguatkan struktur modal perusahaan. Namun yang terpenting ialah agar perseroan bisa keluar dari upaya penyehatan yang dilakukan PT Perusahaan Pengelola Aset (PT PPA). "Hingga kini pasokan terbesar dana kami masih dari PPA," kata dia saat ditemui di Menara BNI, Senin, 6 Februari 2012.

Saat IPO digelar, menurut Choliq, Waskita akan menawarkan sekitar 30 persen hingga 35 persen sahamnya. Dana yang ditargetkan terkumpul dari IPO ini mencapai Rp 1 triliun. Namun hingga kini Waskita belum menunjuk lembaga penjamin emisi. "Tunggu saja, pokoknya awal 2013 kami informasikan," ujarnya.

Tahun ini Waskita mengantongi proyek konstruksi senilai Rp 17 triliun. Target proyek baru yang bisa didapat mencapai Rp 12 triliun, sedangkan total penjualan dipatok sebesar Rp 9 triliun, naik Rp 2 triliun dibanding tahun lalu.

Pada 2011 Waskita bisa meraup laba bersih senilai Rp 170 miliar. Choliq menegaskan tahun ini perseroan menargetkan perolehan laba bersih hingga Rp 240 miliar.

Waskita Karya merupakan salah satu badan usaha milik negara yang masuk kategori "duafa" dan dirawat oleh PT PPA. Perusahaan ini sempat terpuruk karena mengalami kasus pemalsuan laporan keuangan dengan nilai kerugian Rp 500 miliar. Namun sejak 2010 Waskita perlahan bangkit dan membukukan keuntungan Rp 124,08 miliar atau naik 144 persen.

JAYADI SUPRIADIN