foto

Seorang petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat memperbaiki jaringan di Gardu Induk Gambir Baru, Jl. Yos Sudarso, Jakarta, Rabu (11/1). PT. PLN (Persero) sudah mempersiapkan material dan SDM yang sudah terlatih untuk antisipasi penanganan banjir di 13 Gardu Induk rawan banjir. TEMPO/Aditia Noviansyah

PLN Targetkan 85 Persen Rumah Dialiri Listrik  

TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan jumlah rumah yang teraliri listrik mencapai 85 persen pada 2014. Target itu diharapkan tercapai dengan membangun pembangkit baru di daerah terpencil. "Kesulitan kami yang paling besar adalah menyalurkan jaringan ke tempat-tempat yang jauh," kata Direktur Utama PT PLN Nur Pamudji di Jepara, 6 Februari 2012.

Sepanjang tahun ini PT PLN menargetkan dua pertiga rumah tangga sudah dialiri listrik. Untuk mencapai target tersebut PLN meresmikan pembangkit baru, PLTU Tanjung Jati B Unit 4 di Jepara, Jawa Tengah.

Pembangkit listrik dengan kapasitas 662 megawatt ini dibangun di atas lahan seluas 150 hektare di Desa Tubanan. Keseluruhan unit PLTU di Tanjung Jati, menurutnya, akan menyumbang kebutuhan pasokan listrik di Pulau Jawa sebesar 25 persen.

Dalam sambutannya di acara peresmian tersebut ia mengatakan Jawa Tengah ditargetkan memiliki rasio elektrifikasi sebesar 90 persen tahun 2014. Saat ini Jawa Tengah mengalami surplus kebutuhan listrik sebesar 3.000 megawatt per tahun. Surplus itu telah dialirkan ke Jawa Barat.

"Ini akan menaikkan keyakinan investor untuk datang ke Jawa Tengah," ujar Nur. Ia sangat berharap industrial estate banyak tumbuh di Jawa Tengah karena pasokan listriknya memadahi.

GADI MAKITAN