Whosright.com
Topik
Survei: Warga Masih Percaya Media di Indonesia
TEMPO.CO, Jakarta- Survei Barometer Kepercayaan 2012 yang dilakukan lembaga riset Indopacific Edelman menunjukkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media massa di Indonesia menduduki posisi tertinggi.
Menurut Brand and Corporate Strategist Indopacific Edelman, Henry Manampiring, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media di Indonesia mencapai 80 persen. "Dibanding 24 negara lain, hasil ini paling tinggi," kata dia di Hotel Ritz Carlton, Senin 6 Februari 2012.
Dalam survei ini tingkat kepercayaan terhadap media massa tradisional seperti koran dan siaran radio atau televisi, meningkat 15 persen menyentuh angka 44 persen.
Menilik hasil ini, Henry mengatakan hal ini menjadi pertanda media massa Indonesia dapat menjadi acuan bagi siapapun untuk mencari kebenaran sebuah informasi.
Ia mencontohkan jika ada investor yang ingin tahu kondisi di Indonesia, mereka dapat mencarinya di media massa. "Informasi itu dipercaya tanpa ragu akan kebenaran berita-beritanya," katanya.
Henry membandingkan tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap media dengan masyarakat Cina. Warga negeri tirai bambu itu ternyata hanya memiliki skor 79 persen. Meski menduduki level tertinggi, indikator kepercayaan media tahun ini menurun dibanding tahun lalu yang mencapai 86 persen.
Dengan hasil ini, Henry mengatakan perusahaan media berpotensi untuk berkembang lebih jauh karena memiliki konsumen yang loyal, yakni para pemirsa atau pembaca yang percaya terhadap informasi yang dihasilkan.
"Secara tak langsung, kemungkinan bertambahnya perusahaan baru dalam industri media massa juga terbuka lebar," ujarnya.
MUHAMAD RIZKI





