foto

Zlatan Ibrahimovic. AP/Luca Bruno

Milan Kesulitan Tanpa Ibrahimovic  

TEMPO.CO, Roma - Kehadiran Zlatan Ibrahimovic di AC Milan memang sangat vital. Terbukti saat ini ia jadi pencetak gol terbanyak di Milan dengan 15 gol, atau hampir 40 persen dari total produktivitas timnya. Melihat kondisi itu Fabio Capello menganggap ketergantungan Milan pada Ibra bakal jadi kunci  berhasil-tidaknya Milan merebut scudetto.

“Milan mempunyai kelas yang lebih hebat dibandingkan (Juventus), tapi tanpa Zlatan Ibrahimovic mereka akan kehilangan sesuatu,” ujar Capello yang menyebut Seri-A jadi pertarungan Milan dan Juventus. “Inilah sebabnya saya katakan Juventus lebih favorit.”

Pernyataan Capello itu cukup wajar. Dilihat dari catatan penampilan, saat Ibra tidak berhasil mencetak gol, hasil pertandingan berujung pada kekalahan atapun hasil imbang.

Sebut saja partai melawan Napoli Ahad kemarin, 5 Februari 2012, saat laga berakhir imbang. Pada partai itu Ibra tak mampu mencetak gol. Bahkan pemain asal Swedia itu malah mendapat kartu merah karena menampar pemain Nappoli, Salvatore Aronica.

Dengan kartu merah itu Milan bakal tidak bisa menurunkan Ibra di dua laga berikut. Padahal Rossoneri—julukan Milan—sedang membutuhkan jasanya untuk melalui sisa tur maut di Februari 2012. Selanjutnya Milan akan menghadapi Juventus di Coppa Italia, 9 Februari; Udinese 12 Februari; Arsenal, 16 Februari; dan kembali berhadapan dengan Juve di ajang Seri-A, 26 Februari.

FOOTBALL-TALIA | IRVAN SAPUTRA

Berita terpopuler:
Persib Kembali ke Empat Besar ISL

AS Roma Bantai Inter Milan Empat Gol

Pelatih Milan Setuju Wasit Usir Ibrahimovic