Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip. REUTERS/Dylan Martinez
Topik
Ratu Elizabeth Belum Akan Serahkan Takhta
TEMPO.CO, London - Pekan ini, 60 tahun sudah Ratu Elizabeth bertakhta setelah sang ayah, Raja George VI, mangkat. Ia berusia 25 tahun saat itu.
Sekarang, pada usia 85 tahun, nenek delapan cucu dan satu cicit ini bersumpah akan mengabdi hingga akhir hayatnya. Dia menegaskan hal itu dalam perayaan ke-60 dia bertakhta, atau dikenal sebagai diamond jubilee year.
Penegasan Ratu seolah menjawab rumor yang berkembang belakangan ini bahwa dia akan lengser dan menyerahkan takhta kepada Pangeran William, cucunya.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan Istana Buckingham, seperti dikutip Guardian, dia dan Pangeran Philip menyatakan sangat terharu menerima banyak pesan dan ucapan selamat.
"Pada tahun yang spesial ini, saya mendedikasikan diri saya lagi untuk melayani Anda. Saya berharap bahwa kita semua akan diingatkan tentang kekuatan kebersamaan dan kekuatan sebuah keluarga, persahabatan, dan kekuatan bertetangga yang baik," ujarnya.
Pada malam peringatan itu, Ratu dan Pangeran Philip menghadiri kebaktian di sebuah gereja di Norfolk. Keduanya mengikuti sebuah misa tertutup.
Mantan Perdana Menteri John Major kemarin membantah rumor yang menyebutkan Ratu akan akan melepaskan takhta dan menyerahkannya kepada Pangeran William. "Ratu mengambil sumpah pada penobatan bahwa ia akan tetap sebagai ratu hingga sisa hidupnya," katanya.
"Ketika Ratu tidak lagi bersama kita, Pangeran Charles akan menjadi raja. Baru setelah itu Pangeran William. Artinya, saya berpikir, ini suatu hal yang tidak diragukan lagi," katanya.
TRIP B





