foto

AP/Aaron Favila

Seorang Anak Jadi Korban Gempa di Filipina

TEMPO.CO , Manila -- Satu orang anak dilaporkan meninggal dunia akibat guncangan gempa yang disusul peringatan tsunami di Pulau Negros, Filipina. Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa yang terjadi pada Senin pagi, 6 Februari 2012, berkekuatan 6,7 skala Richter, mengguncang pulau bagian tengah Filipina itu.

Kantor berita Reuters melaporkan, berdasarkan data USGS, pusat gempa berada di 5 kilometer lepas pantai Pulau Negros pada kedalaman 12,4 kilometer.

"Kerusakan mungkin terjadi di wilayah yang terkena guncangan gempa lebih dari 5 skala Richter," kata Renato Solidum, Kepala Lembaga Vulkanologi dan Seismologi Filipina, dalam sebuah wawancara radio. Namun hingga kini belum ada laporan resmi soal detail kerusakan yang terjadi.

Pusat Peringatan Tsunami untuk Pasifik dan Amerika Serikat mengatakan gempa yang terjadi terpantau tidak akan meluas menjadi tsunami ke daerah lain di sekitar Pasifik. Informasi itu diluncurkan agar para penduduk di perairan Pasifik tidak panik.

SANDY INDRA PRATAMA