TEMPO/Machfoed Gembong
Topik
Infografis
Polisi Bongkar Kuburan Korban Penganiayaan
TEMPO.CO, Bogor - Polisi membongkar satu kuburan di kompleks Pemakaman Umum Tanah Sereal, Bogor, Selasa, 7 Februari 2012. Di makam itu, jenazah Ganda Gunawan, 19 tahun, dikebumikan sejak 17 hari lalu. Pembongkaran ini dilakukan karena Ganda diduga tewas akibat pembunuhan.
Wakil Kepala Kepolisian Sektor Bogor Barat Ajun Komisaris Gatot Susanto mengatakan, polisi baru beberapa hari lalu menerima laporan dari keluarga soal dugaan pembunuhan itu. "Keluarga curiga kematian korban diduga karena dianiaya," kata dia.
Untuk membuktikan dugaan itu, polisi membawa jenazah ke rumah sakit untuk diotopsi. "Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," kata Gatot. "Kami baru mengumpulkan bukti-bukti."
Menurut bibi korban, Shila, keponakannya meninggal dunia 23 Januari 2012. Sebelum tewas, Ganda sempat terlibat keributan dengan seorang pegawai negeri yang berkerja di lingkungan kantor Tentara Nasional Indonesia Lanud Atang Sanjaya Bogor.
Keributan itu berawal dari kecelakaan di di Jalan Salabenda, Kelurahan Curug, Bogor Barat. Saat itu motor pemuda itu menyenggol mertua sang pegawai negeri tadi. Ganda membawa korban kecelakaan ke tukang urut untuk mengobati korban.
Belakangan, sang pegawai negeri mengetahui kecelakaan itu dan marah. Dia menganiaya Ganda. Akibat penganiayaan itu, Ganda luka parah dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir. "Kami minta polisi memproses dia secara hukum," ujar Shila.
ARIHTA U. SURBAKTI





