AP/Aaron Favila
Topik
Salim Beli Phillipines Airlines Rp 6,3 Triliun
TEMPO.CO, Manila - Bos Indofood, Anthoni Salim, dikabarkan bakal membeli maskapai penerbangan Filipina, Phillipines Airlines (PAL). Aksi korporasi yang dilakukan melalui perusahaannya yang berbasis di Hong Kong, First Pacific, bakal menelan dana US$ 700 juta atau setara Rp 6,3 triliun.
Situs Forbes.com mengabarkan penawaran Anthoni Salim disampaikan melalui CEO First Pacific, Manny Pangilinan. Selain menawar PAL dan anak usahanya, Air Phils, First Pacific juga berencana membeli Bandara Manila yang hendak diswastakan oleh pemerintah Filipina. Namun hingga kini tak ada pernyataan dari First Pacific ataupun Salim Group mengenai rencana ini.
Selain First Pacific, PAL juga tengah diincar oleh raksasa industri makanan dan minuman Filipina, San Miguel Corp. Uniknya, San Miguel juga tertarik pada bisnis bandara. Mereka berencana menanamkan modal sebesar US$ 300 juta untuk memperbarui Bandara di kepulauan Borocay, kawasan resor wisata mewah di selatan Filipina.
Saat ini PAL tengah berada di ujung tanduk. Maskapai ini harus berjuang mengatasi beban gaji karyawan, biaya bahan bakar yang tinggi, serta ketatnya persaingan bisnis penerbangan.
PAL juga membutuhkan dana untuk memperbarui armada yang mulai tua serta meningkatkan standar keamanannya agar dapat memperluas rute ke Eropa dan Amerika. Di dalam negeri, PAL dihajar oleh pesaingnya, Cebu Pacific, dan beberapa maskapai baru.
Hal ini mengakibatkan kerugian sekitar US$ 100 juta setahun. Kepemilikan PAL saat ini dikuasai oleh Lucio Tan, orang kedua terkaya Filipina tahun 2011, dengan nilai aset US$ 2,8 miliar. Selain PAL, Tan juga memiliki perusahaan properti di Hong Kong, Eton Properties, dan perusahaan tembakau Fortune.
FERY FIRMANSYAH





