Ketua Mahkamah Agung (MA) RI terpilih, Hakim Agung M Hatta Ali memberi sambutan usai acara Pemilihan Ketua Mahkamah Agung RI di gedung MA, Jakarta, Rabu (8/2). TEMPO/Subekti
Topik
Infografis
Jejak Hatta Ali Menuju Ketua Mahkamah Agung
TEMPO.CO, Jakarta - Hatta Ali melangkah mulus menjadi Ketua Mahkamah Agung mengantikan Harifin A. Tumpa, Rabu, 8 Februari 2012. Ia mendapat dukungan 28 dari 54 pemilik suara dalam pemilihan yang berlangsung siang ini.
Terpilihnya Hatta Ali sebagai pengganti Tumpa tak terlalu mengejutkan. Pasalnya, dia merupakan salah satu calon kuat dari sembilan calon yang ada. Dua pesaing kuatnya adalah Wakil Ketua Yudisial Bidang Noyudisial Ahmad Kamil dan Ketua Muda Perdata Khusus Mohammad Saleh.
Ahmad Kamil mendapat 15 suara. Sementara tiga hakim agung lain yang masuk bursa adalah Abdul Kadir Mappong dengan empat suara, Mohammad Saleh mendapat tiga suara, dan Paulus Lotulung hanya disumbang satu suara. Jumlah surat suara yang tidak sah berjumlah tiga suara.
Pria asal Makasar itu akan menggantikan peran Tumpa mulai 1 Maret 2012. Tumpa akan pensiun akhir bulan ini, sementara Ali sendiri baru akan pensiun pada 7 April 2020.
Hatta Ali, 62 tahun, memulai karier Hakim Agung pada 20 Agustus 2007. Sebelum akhirnya menduduki posisi tertinggi di MA, ia pernah menjabat sebagai Ketua Muda Pengawasan MA, Direktur Jenderal Peradilan Umum MA, Sekretaris Ketua MA, dan Ketua Pengadilan Negeri Tangerang.
Hatta Ali adalah satu dari segelintir hakim yang tergolong berani. Pada 13 Januari 2003 lalu, contohnya, ia berani menjatuhkan vonis mati untuk pemilik pabrik ekstasi di Tangerang, Anng Kim Soei. Urusan pelanggaran narkotik, ia tidak kenal ampun. Tahun ini, tepatnya 9 Januari lalu, ia dengan tegas menolak kasasi yang diajukan Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung dan malah menguatkan vonis tersebut.
Namun, Hatta Ali juga sempat mendapat tudingan miring karena telah mengintervensi perkara pailit perusahaan PT Sido Plastic Factory Surabaya sehingga perusahaan itu menang di Pengadilan Negeri Surabaya. Akibatnya, ia didemo Jaringan Kerja Rakyat dan Badan Pekerja Advokasi Buruh di perusanaan itu pada 19 Januari lalu.
RINA WIDIASTUTI
Berita Terkait
Inilah Laporan Terakhir Kekayaan Hatta Ali
Kekayaan Hatta Ali Meningkat Dua Kali Lipat
Harta Hatta Ali Mencapai Rp 2,729 Miliar
Hatta Ali Janjikan Hakim Bersih
Hatta Ali Jadi Ketua MA Gantikan Harifin A. Tumpa
Hari Ini Mahkamah Agung Pilih Ketua





