Androidpolice.com
Foto Terkait
Akhirnya Google Buat Chrome Beta untuk Android
TEMPO.CO, California - Memang agak aneh, mengapa Google baru merilis mesin peselancar Chrome versi beta untuk perangkat berbasis Android?
Mestinya, mesin peramban buatan Google ini sudah ada sejak Android muncul di pasar ponsel cerdas. Apakah Google butuh waktu lama untuk membuat mesin peselancara versi pesawat seluler?
Google punya jawaban sendiri untuk pertanyaan itu. "Kami ingin Chrome yang sempurna untuk Android," kata Sundar Pichai, Senior Wakil Presiden Google Chrome, seperti dikutip Computerworld, Rabu, 8 Februari 2012. "Kami tidak ingin hanya membuat Chrome secara cepat, tapi tak lengkap."
Perbedaan antara Chrome dan mesin peselancar Android lainnya, menurut Pichai, terletak pada kemudahan berselancar. Dia menjelaskan, jika Anda sudah menggunakan mesin peselancar Chrome di personal computer (PC), laptop, atau netbook, maka sekali login di akun Google, semuanya sudah tersinkronisasi di Google Chrome. Nah, konsep yang sama juga berlaku di Chrome versi telepon genggam.
Ada kelebihan Chrome untuk ponsel ini, kata Pichai, apabila Anda login melalui PC, laptop, atau netbook dengan sejumlah halaman Chrome yang terbuka, maka Anda bisa mengakses halaman Chrome yang sama melalui pesawat seluler.
Pencarian dengan kata kunci yang sering dipakai melalui mesin peselancar di desktop juga bisa diakses melalui Chrome untuk Android.
Pichai mengatakan, ada satu lagi keunggulan Chrome dibanding mesin peramban lainnya, yakni kinerja cepat. Contohnya, ketika mengetik alamat di kolom pencari, Chrome akan memberi prediksi halaman apa yang akan Anda kunjungi dan memulai loading. Jadi, saat Anda sudah memilih dan mengetik "go" maka sebagian besar situs sudah loading.
Sayangnya, Chrome mobile versi beta ini belum bisa dinikmati semua pengguna Android. Pasalnya, baru perangkat berplatform Android Ice Cream Sandwich yang bisa mengaksesnya.
COMPUTERWORLD | HUFFINGTONPOST | WIRED | DIANING SARI





