foto

ANTARA/Widodo S. Jusuf

Pengusaha AS Ingatkan Perihal Kepastian Usaha

TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Bisnis Amerika Serikat-ASEAN (US-ASEAN Business Council) kembali mengingatkan pentingnya ada kepastian untuk berinvestasi di Indonesia. Ini menjadi salah satu poin penting yang disampaikan dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Boediono, Rabu, 8 Februari 2012.

President US-Asean Business Council, Alexander C. Feldman, menyatakan bahwa Indonesia telah menjadi pasar yang sangat penting. Alex juga mengapresiasi upaya pemerintahan Indonesia menyusun regulasi yang mendukung iklim investasi menjadi lebih baik.

"Kami melihat sudah ada reformasi dalam penentuan kebijakan di negara ini sehingga bisa membuat banyak perusahaan asing berminat untuk berinvestasi," katanya dalam jumpa pers seusai pertemuan di Istana Wakil Presiden.

Meski demikian, US-Asean Business Council tetap meminta adanya kepastian hukum yang bisa mendasari investasi mereka di Indonesia. Salah satu perwakilan dari anggota Dewan Bisnis AS ini, Clay Thompson, menyatakan sudah saatnya ada keterlibatan dari para pemangku kepentingan dalam pembahasan regulasi di Indonesia.

"Selama ini, sering terjadi regulasi yang sudah dibuat mungkin tidak mampu mengikuti perkembangan yang sebetulnya terjadi di lapangan," ujarnya.

Menanggapi masukan itu, juru bicara Wakil Presiden Yopie Hidayat menyatakan bahwa pemerintahan Indonesia memberikan apresiasi. "Bapak Wapres menyambut baik setiap masukan yang disampaikan mereka," ujarnya.

Menurut Yopie, penyusunan regulasi yang terjadi di Indonesia selama ini sebetulnya sudah melalui proses yang cukup baik. "Bahkan, seringkali sebelum disahkan sudah banyak yang menguliti terlebih dulu, termasuk media massa," lanjutnya.

Kunjungan US-ASEAN Business Council ke Indonesia berlangsung selama lima hari. "Kami datang sejak Senin lalu untuk bertemu dengan seluruh pihak terkait termasuk kementerian-kementerian, juga KADIN dan APINDO," kata Alex. Terdapat 35 perusahaan asal Amerika Serikat yang bergabung dalam Dewan ini.

EZTHER LASTANIA