foto

pesawat Qantas A 380

Sayap Retak, Qantas Kandangkan A-380  

TEMPO.CO, Sydney - Maskapai penerbangan Australia, Qantas Airways, mengandangkan 12 armada Airbus A-380 mereka untuk sementara waktu. Tindakan ini dilakukan setelah adanya temuan kerusakan pada bagian sayap.

Associated Press mengabarkan, keretakan di bagian sayap pesawat tersebut diketahui saat teknisi Qantas melakukan pengecekan. Pemeriksaan ini dilakukan setelah beberapa pesawat mengalami turbulensi. Para teknisi menemukan celah berukuran 2 sentimeter pada kompartemen penghubung sayap dan badan pesawat.

Retakan itu diduga muncul dalam penerbangan dari London ke Singapura bulan lalu. Namun demikian, manajemen Qantas mengklaim kerusakan itu tak akan membahayakan keselamatan penerbangan. "Kami tengah perbaiki dan pesawat akan kembali mengudara dalam sepekan," kata juru bicara Qantas, Tom Woodward.

Temuan ini mengingatkan publik akan isu negatif yang menimpa pesawat A-380 lansiran Airbus. Akhir tahun lalu, Airbus menemukan adanya cacat produksi dalam bagian logam di dalam sayap A-380. Temuan itu membuat otoritas keselamatan penerbangan Eropa memerintahkan pengecekan sepertiga dari unit pesawat jet tersebut yang dipakai seluruh maskapai penerbangan dunia.

Dan isu kerusakan produk ini bukan yang pertama kali menimpa Airbus. Pada 2010, pabrikan yang berbasis di Blagnac, Prancis, ini ditempa isu kerusakan mesin gara-gara insiden yang dialami Qantas di Singapura.

FERY FIRMANSYAH