ANTARA/Rosa Panggabean
Topik
Infografis
Saham Astra Jatuh, Indeks Turun 9 Poin
TEMPO.CO, Jakarta - Melemahnya bursa regional akibat memburuknya data ekonomi Jepang dan tingginya inflasi Cina kembali membebani pergerakan indeks lokal. Ditambah lagi investor asing yang kembali melepas portofolio sahamnya membuat indeks gagal melajukan kenaikan.
Dalam perdangan hari ini, Kamis, 9 Februari 2012, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup turun tipis 9,711 poin (0,24 persen) menjadi 3.978,988. Tekanan jual yang melanda saham Astra International dan perbankan membuat IHSG sempat tekoreksi hingga ke level 3.953.
Analis dari PT Millenium Danatama Sekuritas, Abidin, menjelaskan turunnya order mesin di Jepang serta tingginya inflasi di Cina membuat para investor pesimistis terhadap pertumbuhan ekonomi global, sehingga memicu pelemahan bursa Asia di sesi pagi. IHSG pun sempat turun lebih dari 30 poin.
Yunani yang mulai melakukan pengetatan defisit anggaran seperti yang diiinginkan para krediturnya memberikan optimisme bahwa negara-negara tersebut akan segara mendapat kucuran dana talangan. “Alhasil, indeks mampu berbalik arah naik dan hanya turun tipis di akhir perdagangan,” tuturnya.
Indeks yang sempat terbebani bursa regional membuat penurunan BI Rate 25 basis poin menjadi 5,75 persen belum direspons positif oleh pasar. Para pemodal justru melepas sahamnya. Sebab dengan turunnya suku bunga dapat menggerus marjin laba perbankan. Saham Astra International yang jatuh Rp 1.900 (2,54 persen) membuat indeks gagal melanjutkan kenaikan.
Volume perdagangan mencapai 3,85 miliar, dengan nilai transaksi Rp 5,58 triliun, serta frekuensi 133,6 ribu kali transaksi. Harga 105 saham naik, 114 saham turun, serta 92 saham lainnya stagnan. Dan investor asing kembali mencatat penjualan bersih Rp 419,6 miliar.
Sore ini bursa regional ditutup beragam. Bursa Hong Kong melemah tipis 0,04 persen, bursa Tokyo terkoreksi 0,15, serta brusa Singapura turun 0,03 persen. Sedangkan bursa Seoul naik 0,54 persen, bursa Taiwan menguat 0,52 persen, serta bursa Shanghai naik 0,09 persen.
VIVA B. KUSNANDAR





