TEMPO/Arie Basuki
Topik
April, Garuda Kurangi Rute ke Eropa
TEMPO.CO, Bandung - Direktur Operasional Garuda Indonesia Ari Sapari mengungkapkan rencana maskapai untuk mengurangi jadwal layanan penerbangan menuju Eropa. “Akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Kalau tidak salah mulai 1 April (2012) ini,” katanya di Bandung, Jumat, 10 Februari 2012.
Dia menampik alasan utama pengurangan jadwal penerbangan ke Eropa itu gara-gara krisis ekonomi global di Eropa. “Kita lihat bukan hanya masalah faktor krisis ekonomi di Eropa atau global krisis ekonomi, tapi kita melihatnya dari segi airlines business-nya,” kata Ari.
Maskapai Garuda Indonesia akan meninjau dalam waktu dekat layanan rute penerbangan ke sejumlah negara-negara di Eropa. Pengurangan rute penerbangan akan dilakukan bertahap, hingga hanya tersisa 4 rute penerbangan saja ke Eropa. “Kita akan tinjau dalam waktu dekat, setiap hari akan kita kurangi, menjadi 4 kali,” katanya.
Kendati demikian, Ari mengaku, pihaknya masih mengevaluasi rute-rute penerbangan pesawat internasional ke Eropa. “Kita akan pertimbangkan lagi, kita selalu mengevaluasi, April nanti sudah ada keputusan pengurangannya,” kata Ari.
Kendati ada pengurangan rute penerbangan ke Eropa, Garuda Indonesia tengah mempersiapkan penambahan rute penerbangan untuk tujuan internasional lainnya, misalnya ke Jepang. Rute penerbangan menuju Tokyo, yang asalnya menuju Bandara Narita, tengah dipersiapkan untuk menambah rutenya dengan mendarat di Bandara Haneda, bandara di tengah kota Tokyo. “Kemudian menuju Nagoya, juga akan setiap hari,” katanya.
Rute penerbangan internasional yang akan ditambah jadwalnya hingga setiap hari juga tengah dipersiapkan untuk tujuan penerbangan menuju Beijing, Cina. “Ke Beijing juga setiap hari, karena memang demand-nya meminta ada penambahan,”kata Ari.
Ditanya soal kapan akan dilaksanakan penambahan itu, Ari mengaku, tengah menyesuaikannya dengan kemampuan maskapai. “Kita sesuaikan dengan kemampuan pengembangan armada perusahan, bisnis-plan, dan semuanya,” kata Ari.
Ari mengatakan, untuk rencana itu, maskapai tengah menyiapkan penambahan 15 pesawat baru, di antaranya jenis Airbus 320, Airbus 330-200, 5 pesawat Boeing 737 Next Generation atau 737-800. “Total 15 pesawat,” katanya.
Selain menambah frekuensi sejumlah rute penerbangan internasional menjadi tiap hari, penambahan pesawat itu juga untuk menambah frekuensi sejumlah penerbangan domestik. “Seperti Pekanbaru, Balikpapan, Medan, juga ada kemungkinan penambahan (frekuensi),” kata Ari.
AHMAD FIKRI





