foto

Wang Lijun. cbsnews.com

Pejabat Kepolisian Cina Dikabarkan Membelot ke AS

TEMPO.CO, Beijing - Mantan pejabat kepolisian Cina dikabarkan mencari suaka ke Amerika Serikat menyusul pertengkaran dengan salah seorang politikus paling kuat negeri itu.

Wang Lijun, penegak hukum yang namanya menjadi populer setelah membongkar sindikat kejahatan di Cina, beberapa hari ini memang absen dari pekerjaan. Namun Pemerintah Kota Chongqing menyebutkan dia tengah bercuti untuk memulihkan diri dari kelelahan dan kerja keras.

Wang, yang juga menjabat Wakil Wali Kota Chongqing, dilengserkan dari jabatan Kepala Kepolisian Chingqing pekan lalu. Spekulasi yang beredar menyebutkan dia ''dihabisi'' karena pertikaiannya dengan sekretaris partai komunis setempat, Bo Xilai, yang tengah mengincar kursi di tingkat nasional.

Pada tahun 2008-2010, ia melakukan tindakan keras pada kelompok-kelompok kriminal, namun caranya dianggap menyimpang dari prosedur standar dan bentrok dengan kampanye pemerintah pusat untuk memperkuat aturan hukum.

Sebuah laporan online menyebutkan ia mencari suaka di Konsulat Amerika di kota barat daya dekat Chengdu pada Selasa.

Di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Nuland, membenarkan Wang mengadakan pertemuan di konsulat kemudian meninggalkan kantor itu "atas kemauannya sendiri." Dia menolak berkomentar mengenai apakah ia telah mencari status pengungsi atau suaka ke AS atau tidak.

Dia menyatakan konsulat belum melakukan kontak lagi dengan Wang sejak pertemuan itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Liu Weimin, mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak memiliki informasi tentang masalah tersebut. Sementara itu, situs online yang mengabarkan Wang mencari suaka ke AS telah dinonaktifkan. Hasil pencarian untuk Wang dan Bo juga diblokir.

Wang diangkat pada tahun 2008 untuk membersihkan kepolisian dan kejahatan terorganisasi, namun ia dikritik karena mengabaikan prosedur hukum yang berlaku. Sepak terjangnya menginspirasi sebuah judul sinetron yang ditayangkan televisi nasional Cina berjudul Iron-Blooded Police Spirits.

Bo, mantan menteri perdagangan, dianggap sebagai "pangeran" partai komunis Cina. Ia mengumpulkan publisitas besar untuk kampanye anti-kejahatan dan keberhasilannya menghidupkan kembali lagu-lagu komunis dan puisi dari tahun 1950 hingga 1960, memicu pembicaraan bahwa dia tengah cari muka untuk jabatan yang lebih tinggi di partai.

TRIP B | AP