Ketua Mahkamah Agung (MA) RI terpilih, Hakim Agung M Hatta Ali memberi sambutan usai acara Pemilihan Ketua Mahkamah Agung RI di gedung MA, Jakarta, Rabu (8/2). TEMPO/Subekti
Topik
Hatta Ali: Hakim Jangan Coba Main-main
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Mahkamah Agung terpilih M. Hatta Ali tak menutupi masih banyak hakim yang berbuat menyimpang dalam menjalankan pekerjaannya. Hatta mengingatkan tindakan “nakal” sebaiknya tidak lagi dilakukan.
“Saya dari pengawasan. Setidak-tidaknya masalah pengawasan saya memahami secara mendalam. Hakim jangan coba bermain-main,” kata Hatta beberapa jam setelah memenangi pemilihan ketua Mahkamah Agung, Rabu, 8 Februari 2012.
Pria asal Sulawesi Selatan ini menjabat sebagai Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung sebelum menjadi Ketua Mahkamah Agung. Pengalaman itu membuat pria berusia 62 tahun ini tahu tentang hakim-hakim yang sering “nakal”.
Hatta mulai bertugas menggantikan Harifin A. Tumpa yang akan pensiun 1 Maret mendatang. Ia bertekad membersihkan hakim nakal. “Namanya manusia tentu kami ingin mereka bersih,” katanya. “Tapi manusia tidak bisa kami jaga 24 jam.”
Hatta akan menyiapkan langkah antisipasi dengan meningkatkan pengawasan. Ia sudah mengagendakan untuk sosialisasi ke daerah-daerah setiap tiga bulan sekali. Sosialisasi itu, kata dia, untuk membahas kasus-kasus yang terjadi di MA agar tidak terulang, menyampaikan bentuk-bentuk pengawasan serta ancamannya.
Hatta mengatakan warga yang ingin mengadukan penyimpangan hakim bisa menyampaikannya ke meja informasi dan pengaduan yang rencananya disediakan mulai dari pengadilan tingkat pertama sampai tingkat MA. “Lebih maju lagi kami membuka SMS pengaduan,” ujar bapak dua putra itu.
Terkait dengan nasib hakim yang sedang menjalani proses hukum, Hatta tidak akan campur tangan. “Yang sekarang sudah ditangkap dan sudah melalui proses hukum kami serahkan pada mereka,” katanya.
RINA WIDIASTUTI| SUKMA





