foto

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ajeng Ratna Suminar. ANTARA/Andika Wahyu

“Apa Salah Saya Dipanggil TB Silalahi!”

TEMPO.CO, Jakarta- Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ajeng Ratna Suminar meminta TB Silalahi memikirkan apa kesalahan yang dia lakukan sehingga dipanggil oleh Komisi Pengawas Partai Demokrat. Ajeng juga menyatakan tidak pernah membocorkan apa pun isi rapat Dewan Pembina Demokrat di PRJ, Kemayoran, beberapa waktu lalu. “TB Silalahi harusnya juga berpikir apa salah saya sehingga dipanggil oleh Komisi Pengawas,” kata Ajeng ketika dihubungi Tempo. Sabtu, 11 Februari 2012.

TB Silalahi sebelumnya menyatakan Komisi Pengawas Partai Demokrat telah memanggil beberapa kader yang dianggap bermasalah. Seorang di antaranya adalah Ajeng Ratna Sumirat. Ia dinilai komisi pengawas bermasalah karena membocorkan hasil rapat Dewan Pembina Partai Demokrat di PRJ kepada media. TB Silalahi juga menyatakan Ajeng sudah meminta maaf karena telah menciptakan kisruh di internal Demokrat.

Ajeng dengan tegas membantah dipanggil oleh Komisi Pengawas Partai Demokrat maupun TB Silalahi sendiri. Ajeng merasa tidak melakukan kesalahan apa pun sehingga harus dipanggil oleh Komisi Pengawas PD. “Tidak, saya tidak pernah dipanggil oleh Komisi Pengawas,” kata Ajeng.

Ajeng juga menampik telah meminta maaf pada TB Silalahi. “Memang apa yang saya langgar? Salah saya apa? Saya tidak pernah membocorkan hasil rapat apa pun,” kata Ajeng. Ia menilai kisruh Partai Demokrat karena media memotong-motong pernyataannya.

Ajeng membantah membicarakan khusus tentang rencana pencopotan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam rapat di PRJ. Rapat dewan pembina di PRJ beberapa waktu lalu disebut Ajeng membahas pekerjaan partai secara nasional. “Itu media saja yang sengaja memotong-motong pernyataan saya,” kata Ajeng.

Karena itu, Ajeng juga meminta kepada TB Silalahi selaku Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat untuk berpikir jernih apakah ia memang bersalah atau melanggar peraturan partai. “TB Silalahi jenderal yang baik dan pintar, pasti bisa lihat apa yang saya bicarakan dan yang disorot media,” ujar Ajeng.

DIMAS SIREGAR

Berita Terkait
TB Silalahi Interogasi Kader Demokrat Bermasalah
Pengakuan Politik Uang Pintu Masuk Buat Depak Anas 
Akhir Februari, SBY Copot Kader Busuk 
Max Minta Komisi Pengawas Selidiki Politik Uang di Kongres
Mantan Pengurus Demokrat Inginkan Anas Mundur 
Popularitas Jeblok, Demokrat Terbelah
Ramadhan Pohan: Pemilu Sekarang, Demokrat Modar!