foto

Aburizal Bakrie. TEMPO/Aditia Noviansyah

Golkar Belum Tentukan Pendamping Ical  

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Golongan Karya belum memutuskan pendamping Ketua Umum Aburizal Bakrie sebagai calon wakil presiden di pemilihan presiden 2014 mendatang. Hingga kini partai penguasa Orde Baru itu juga belum memutuskan metode penjaringan untuk mendapatkan pendamping Ical.

"Mekanismenya belum kami atur," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Mahyudin, kepada Tempo, di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu, 11 Februari 2012. Sebelumnya Aburizal Bakrie menyatakan keinginannya maju pada pemilihan umum 2014.

Menurut Mahyudin, partainya baru akan membahas mekanisme penjaringan pendamping Ical dan hingga kini belum memutuskan seperti apa dan kapan mekanisme penjaringan itu dimulai. "Strateginya masih harus kami bicarakan lagi," ujar dia.

Mahyudin juga tidak bersedia memberikan bocoran ihwal asal-muasal calon wakil presiden yang akan menjadi pendamping Ical, apakah dari internal partai atau dari luar partai berlambang pohon beringin berlatar kuning itu. "Itu masih rahasia perusahaan," ucapnya.

Yang pasti, kata dia, proses penjaringan cawapres masih menunggu deklarasi resmi partainya atas pengusungan Ical sebagai calon presiden untuk pilpres 2014. Meski begitu Mahyudin memastikan partainya akan mengusung Ical sebagai calon presiden pada pilpres 2014 mendatang.

Deklarasi resmi atas pencapresan Ical akan dilakukan pada Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar yang paling lambat akan digelar Oktober tahun ini. "Sudah hampir dipastikan bahwa Golkar akan mencalonkan Aburizal Bakrie," kata Mahyudin.

PRIHANDOKO