foto

Sxc.hu

Kawanan Musang Resahkan Warga Pasuruan

TEMPO.CO, Pasuruan - Kawanan musang (Paradoxurus hermaphroditus) menyerang tanaman buah milik warga Kelurahan Purworejo Kota Pasuruan. Berbagai jenis buah, seperti pisang, mangga, pepaya dan sirsak, ludes dimakan. "Musang juga merusak genteng dan plafon rumah warga," kata salah seorang warga, Subanderio, Sabtu, 11 Februari 2012.

Aksi kelompok musang tersebut sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Hewan liar itu kerap muncul saat malam hari. Diperkirakan sebanyak tiga ekor musang yang berkeliaran di permukiman warga.

Menurut Subanderio, sebelumnya tidak pernah ada musang yang berkeliaran di permukiman warga. Diperkirakan habitat musang berada di sejumlah sungai yang tak jauh dari permukiman warga. Musang, katanya, memakan aneka buah yang tumbuh di sepanjang aliran sungai.

Untuk menangkapnya, warga memasang perangkap dengan umpan aneka buah. Perangkap tersebut dipasang di sejumlah lokasi yang menjadi lokasi persembunyian musang. "Warga berhasil menangkap seekor musang," ujar Subanderio.

Berdasarkan berbagai referensi yang dihimpun Tempo, termasuk Wikipedia, musang merupakan jenis mamalia liar yang mudah ditemukan di sekitar pemukiman warga bahkan perkotaan. Musang termasuk hewan cerdik dan pandai memanjat dan berkeliaran di atas pepohonan. Dalam gelap malam tak jarang musang luwak terlihat berjalan di atas atap rumah, meniti kabel listrik untuk berpindah dari satu bangunan ke bangunan lain.

Musang memakan aneka buah-buahan hasil kebun warga. Antara lain pepaya, pisang, dan biji kopi. Mangsa yang lain adalah aneka serangga seperti moluska, cacing tanah, kadal serta bermacam-macam hewan kecil lain termasuk mamalia kecil seperti tikus.

EKO WIDIANTO