Pemukiman warga terendam banjir. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Topik
Foto Terkait
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Kota Cilegon
TEMPO.CO, Cilegon - Sedikitnya 200 rumah di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Citangkil, Jombang dan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, terendam banjir setinggi 1 meter Minggu 12 Februari 2012 .
Banjir yang terjadi di Kota Cilegon ini akibat air kiriman dari daerah perbukitan di Kecamtan Mancak, Kabupaten Serang, dan buruknya sistem drainase yang ada di tiga kecamatan tersebut.
Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Cilegon, Juhadi, mengatakan banjir mulai terjadi pada pukul 01.00 WIB saat hujan mengguyur wilayah Kota Cilegon dan sekitarnya. Banjir ini kemudian semakin tinggi hingga merendam sekitar 200 rumah warga yang tinggal di tiga kecamatan tersebut. "Sekitar pukul 01.00 WIB air semakin tinggi dan mulai merendam rumah warga,” kata Juhadi, Minggu 12 Februari 2012.
Menurutnya, untuk di Kecamatan Citangkil, Cibeber, terdapat ratusan rumah yang terkena banjir. Sedangkan untuk di Kecamatan Jombang banjir masih menggenangi rumah-rumah warga. “Anggota Tagana masih terus memantau di Kecamatan Jombang, karena banjir masih terus terjadi,” kata Juhadi.
Sementara itu Lurah Masigit, Kecamatan Jombang, Hasanudin, mengatakan kaget karena banjir biasanya tidak pernah terjadi. Apalagi banjir tersebut menggenangi rumah warga dengan cepat sehingga warga tidak bisa mengevakuasi harta bendanya. "Ini banjir kiriman yang baru pertama kali terjadi. Biasanya tidak pernah terjadi," katanya.
Wali Kota Cilegon Iman Aryadi mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, banjir terjadi karena air kiriman dari Perbukitan Mancak, sebab saat banjir terjadi di sekitar Kota Cilegon hujan tidak terlalu lebat. “Kami akan segera melakukan koordinasi dengan wilayah Kabupaten Serang untuk penanganan jangka panjangnya," ujar Iman saat melakukan pemantauan banjir.
Sedangkan untuk penanganan jangka pendek, dirinya sudah menyiagakan Dinas Sosial, Kesbanglinmas dan melakukan koordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Tagana, Dinas Kesehatan, PDAM CM, dan lainnya. “Terutama tim satuan penanggulangan bencana sudah siap di lokasi," katanya.
WASI’UL ULUM





