Dalam gambar yang diambil dari rekaman video, terlihat para penonton sepak bola menginvasi lapangan dan menyerang pemain saat pertandingan antara klub al-Masry dan Al-Ahli masih berlangsung, di stadion Port Said, Mesir (1/2). Akibat kerusuhan ini, dilaporkan 73 orang tewas dan 1000 orang lainnya terluka. REUTERS/Egypt Tv via Reuters Tv
Topik
Infografis
Foto Terkait
CAF Sumbang US$150.000 untuk Korban Tragedi Mesir
TEMPO.CO, Libreville, Gabon – Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) akan memberikan tujangan sebesar US$150 ribu atau Rp 1,3 miliar kepada seluruh keluarga para korban kerusuhan yang terjadi dalam laga Liga Mesir antara tuan rumah Al Masry dan tamunya, Al Ahly, di Port Said pada 1 Februari lalu.
Pemberian tunjangan ini merupakan hasil kesepakatan dalam pertemuan CAF di Gabon di sela-sela penyelenggaraan Piala Afrika 2012.
Sebelumnya, badan sepakbola Dunia, FIFA, juga telah mengumumkan akan memberikan tunjangan sebesar US$250 ribu atau Rp 2,2 miliar kepada keluarga para korban.
Presiden FIFA, Sepp Blatter, mengatakan bahwa banyak di antara para korban itu yang masih berusia muda dan sebagian besar dari mereka juga menjadi penanggung kehidupan keluarga mereka sehari-hari dan kini keluarga-keluarga mereka ditinggalkan butuh bantuan.
Seluruh bendera dipasang setengah tiang sepanjang putaran final Piala Afrika 2012 yang digelar di Gabon dan Equatorial Guinea. Selain itu juga digelar upacar mengheningkan cipta selama semenit menjelang setiap pertandingan.
Kerusuhan tersebut menelan lebih dari 70 korban tewas dan ribuan lainnya luka-luka. Pihak kepolisian dituding bertanggung jawab atas tragedy tersebut karena tak mampu memberikan perlindungan bagi para fans Al Ahly.
Insiden kerusuhan tersebut juga memicu aksi demontrasi di jalanan untuk menentang rejim militer Mesir.
AP | A. RIJAL





