Ratusan massa yang dimotori Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah yang melakukan aksi penolakan pelantikan Front Pembela Islam (FPI) di Palangka Raya, Minggu (12/2). ANTARA/Dayat
Infografis
Foto Terkait
Demo Kado Valentine untuk Rizieq
TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 50 orang melakukan aksi damai di Bundaran HI, Jakarta Pusat, menolak Front Pembela Islam (FPI). Koordinator Aksi, Bhaga, mengatakan jumlah peserta aksi lebih banyak dari yang diperkirakan.
Ia mengatakan peserta aksi datang atas nama pribadi, meskipun ada beberapa yang memang terdaftar sebagai anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). "Kalimantan Tengah saja bisa memilih yang dibutuhkan masyarakatnya," ujar pria berambut gimbal tersebut kepada Tempo, Selasa sore, 14 Februari 2012. Menurut Bhaga, masyarakat Jakarta seharusnya bisa belajar dari masyarakat Kalimantan Tengah.
Aksi yang dimulai sejak pukul empat sore itu, menurut Bhaga, akan berlangsung hingga pukul enam petang nanti. Bhaga mengatakan undangan aksi damai ini disebarkan melalui jejaring sosial seperti Twitter dengan hashtag #IndonesiatanpaFPI, serta melalui Facebook.
Menurut Bhaga, FPI telah terbukti melakukan kekerasan terhadap kelompok minoritas. Ia berharap aksi ini dapat menyadarkan masyarakat luas dan tak hanya berhenti sampai di sini.
Para peserta aksi sempat membentangkan spanduk serta poster di Bundaran HI selama sekitar lima belas menit, sambil berorasi. Beberapa spanduk serta poster yang mereka bawa bertuliskan ''Indonesia Tanpa FPI'', ''Pemerintah Jangan Pelihara Preman Berjubah'', serta ''Kado Valentine Untuk Habieb Rizieq.'' Spanduk dengan tulisan ''Kado Valentine Untuk Habieb Rizieq'' dicetak dengan tulisan berwarna merah muda di atas kain putih.
Setelah berorasi di sekitar air mancur Bundaran HI, peserta demo melakukan aksinya di trotoar Plaza Indonesia.
Saat ini terjadi kepadatan di sekitar Bundaran HI dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan MH Thamrin. Arah sebaliknya terpantau dalam keadaan ramai lancar. Kemacetan terutama terjadi dari Bundaran HI ke arah Grand Indonesia. Sekitar seratus petugas kepolisian masih berjaga-jaga di sekitar Bundaran HI hingga saat ini.
MARIA YUNIAR
Berita Terkait:
Hari Ini, Aktivis Gelar Aksi "Indonesia Tanpa FPI"
Presiden SBY: Mestinya FPI Bertanya Kenapa Ditolak
Mendagri Kaji Kemungkinan Pembekuan FPI
Meski Didesak FPI, Kapolda Kalteng Tak Dicopot
Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa
Rizieq dan FPI Laporkan Teras Narang ke Polisi
Rizieq Desak Kapolri Copot Kapola Kalteng
FPI Ngotot Buka Perwakilan Kalimantan Tengah
Kapolda Kalteng: Tuduhan FPI Itu Fitnah
FPI: Itu Bukan Suku Dayak, Tapi Preman Anarkis
Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak





