foto

Masjid Jama, New Delhi, India. AP/Mustafa Quraishi

ASEAN Anggap India Lebih Terbuka dari Cina

TEMPO.CO , NEW DELHI:- Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN Bagas Hapsoro mengatakan India merupakan partner penting bagi ASEAN dan Indonesia. Selain memiliki sumber daya manusia yang bagus, kata dia, India memiliki pengembangan-pengembangan yang mengikuti aturan internasional.




“Kebebasan politik di India sudah terbuka. Ini kelebihannya dibandingkan dengan Cina," kata Bagas dalam pembukaan Delhi Dialogue IV di Hotel Taj Mahal, New Delhi India, Senin 13 Februari 2012 malam. "Cina terbuka dalam segala hal, tapi tidak dalam masalah hak asasi.”

Menurut Bagas, ASEAN punya kesempatan yang bagus untuk menjalin kerja sama lebih luas dengan India. Negara berpenduduk 1,3 miliar jiwa itu telah menjalin kerja sama dengan ASEAN sejak 20 tahun lalu. “Total volume perdagangan ASEAN-India pada 2010 adalah US$ 55,4 miliar, tumbuh lebih dari 41,8 persen dari tahun 2009" ujarnya. "Ini 2,7 persen dari total perdagangan ASEAN pada 2010,”

Selain itu, kata Bagas, investasi langsung India ke negara-negara ASEAN mencapai US$ 2,58 miliar atau tumbuh 221,6 persen dari US$ 11,18 juta pada tahun sebelumnya. “Meski ada dampak krisis global, India tetap menjadi partner dagang terbesar ketujuh bagi ASEAN dan investor terbesar keenam di ASEAN pada 2009,” kata dia.

Menurut Bagas, India juga partner penting bagi Indonesia. Dalam Commemorative Summit yang akan digelar akhir tahun ini, ASEAN akan melihat ketegasan India dalam melihat masalah-masalah terorisme, narkoba, perdagangan manusia, dan bencana alam. “Kami lihat banyak orang dari Irak dan Afganistan menggunakan Indonesia sebagai negara transit sebelum masuk ke Australia. Itu bisa dicegah di sini (India) sebenarnya,” kata dia.




SAPTO YUNUS (NEW DELHI)