Mujianto, tersangka pembunuh gay di Nganjuk. TEMPO/Hari Tri Wasono
Topik
Infografis
Foto Terkait
SMP 1 Tarokan Keliru Beri Informasi Soal Mujianto
TEMPO.CO, Kediri - Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tarokan meluruskan informasi bahwa Mujianto tak pernah bersekolah di tempat itu. Pembunuh berantai itu juga diketahui hanya tamatan sekolah dasar.
Musiin, guru SMPN 1 Tarokan Kediri, menyatakan mencabut informasi bahwa Mujianto pernah bersekolah di tempat itu. Seorang siswa bernama Mujiono yang selama ini disebut ternyata orang berbeda dengan Mujianto. "Kami keliru menyampaikan informasi," katanya, Minggu, 19 Februari 2012.
Mujiono, siswa yang disebut sebelumnya, diketahui masuk ke SMP tahun 1997 keluar tahun 2000. Ini berarti usianya saat ini mencapai 28 tahun. Jauh lebih tua dari usia Mujianto yang baru 24 tahun sesuai dengan kartu tanda penduduk yang disita polisi.
Menurut Musiin, pihak sekolah juga telah menghubungi keluarga Mujianto di Dusun Pule, Desa Jati, Kecamatan Grogol, untuk mencocokkan identitas. Hasilnya Mujianto memang tak pernah bersekolah di SMP itu.
Parni, ayah Mujianto, juga menyatakan tak pernah menyekolahkan anaknya ke SMP. Usai menyelesaikan SD, pembunuh sadis itu menganggur dan menjadi petani membantu ayahnya. "Dia tak sekolah SMP," katanya.
Suparlin, guru Sekolah Dasar Negeri Jati 1, menyatakan Mujianto pernah bersekolah di tempatnya. Bocah dengan hobi sepak bola itu lulus tahun 2001. Lahir pada 24 Januari 1988, saat ini Mujianto berumur 24 tahun, sesuai dengan keterangan polisi. "Tidak ada masalah dengan perilakunya saat kecil," katanya.
Mujianto ditangkap polisi setelah membunuh empat orang dan melukai dua lainnya. Seluruh korbannya diperkirakan dibantai dengan cara diracuni karena motif cemburu. Meski jumlah korban yang muncul hanya enam orang, Mujianto mengaku telah meracuni 15 orang.
HARI TRI WASONO
Berita Terkait
Joko Membantah Sebagai Pacar Mujianto
Mujianto Diduga Kenal Korban Lewat Internet
Joko Tak Tahu Mujianto Membantai 15 Orang
Mujianto Bantai Korbannya dengan Sadar dan Terencana
Korban Pembunuhan Mujianto Punya 3 Putri
Mujianto Tak Punya Motif Ekonomi dalam Pembantaiannya
Polisi Sita VCD Porno dari Mujianto
Gay Asal Nganjuk Ini Bantai 15 Teman Kencan
Korban Mujianto Enam, Dua Selamat
Tahu Suaminya Gay, Istri Korban Mujianto Histeris
Dua Korban Mujianto Diduga Diracun Lewat Bakso





