foto

Pemberontak Libya lewat radio komunikasi di dekat tenda Muammar Qaddhafi di Bab Al-Aziziya, Tripoli (23/8). Pasukan pemberontak Libya bergembira usai menyerbu benteng Muammar Qaddafi dan berhasil merebut senjata dan menjarah serta menghancurkan simbol kediktatoran selama 42 tahun. REUTERS/Louafi Larbi

Aljazair Sita Tumpukan Rudal Selundupan Libya  

TEMPO.CO , In Amenas - Pasukan keamanan Aljazair menyita setumpuk senjata, termasuk lusinan rudal jinjing, yang diyakini diselundupkan dari negara tetangga, Libya. Hal itu diungkapkan sumber-sumber keamanan Aljazair kepada Reuters, Sabtu 18 Februari waktu setempat, atau pagi tadi waktu Indonesia.

Penemuan itu seiring dengan peringatan dari pemerintahan di kawasan bahwa ketidakstabilan di Libya setelah berakhirnya kekuasaan mendiang Muammar Qadhafi ada pembiaran senjata-senjata dari gudang arsenal Qadhafi jatuh ke tangan teroris cabang Al-Qaidah Afrika Utara dan kelompok pemberontak lain di sepanjang Gurun Sahara.

Timbunan senjata disita di padang pasir sekitar 60 kilometer selatan In Amenas, sebuah kawasan penghasil energi Aljazair dekat perbatasan dengan Libya. Si sumber juga menyebutkan tumpukan itu adalah senjata "dalam jumlah besar" termasuk sejumlah misil jinjing--senjata yang antara lain bisa menembak jatuh sebuah pesawat.

"Senjata-senjata yang disita menunjukkan bahwa anarki di Libya sangat berbahaya bagi seluruh kawasan," tutur si sumber. Hingga Ahad, 19 Februari, belum ada konfirmasi resmi atas penyitaan itu dari pemerintah Aljazair.

REUTERS | AP | DWI ARJANTO