foto

Pebasket New York Knicks, Jeremy Lin (kiri) berusaha melewati pemain Sacramento Kings, Isaiah Thomas, pada pertandingan lanjutan NBA di Madison Square Garden, New York (15/2). REUTERS/Mike Segar

Jeremy Lin Kecam Media Taiwan

TEMPO.CO, New York - Ketenaran Jeremy Lin membuatnya menjadi incaran para pemburu berita. Salah satu yang menjadi target pemberitaan adalah keluarganya yang berada di Taiwan.

Lin adalah pemain basket berdarah Amerika-Taiwan yang bermain di kompetisi bola basket Amerika (NBA). Orang tua Lin pindah dari Taiwan pada tahun 1970. Ia lahir dan besar di Pato Alto, Los Angeles, California, 23 tahun silam.

Orang tua Jeremy memang menetap di Negeri Abang Sam, namun sang nenek dan sanak saudara lainnya masih berada di Taiwan. Karena sang cucu menjadi sorotan media di Amerika, neneknya juga turut terkenal. Namun, karena merasa terganggu, Lin meminta media di Taiwan menghormati privasi keluarganya.

"Aku hanya ingin semua orang menghormati kehidupan pribadi keluargaku di Taiwan,” kata Lin yang tampil apik bersama New York Knicks di musim 2011/2012. “Karena mereka harus menjalani kehidupan masing-masing."

Lin sendiri membuat Knicks meraih tujuh kemenangan beruntun di musim ini. Pemain basket lulusan Universitas Harvard ini menjadi sosok kunci timya setelah tampil sebagai pemain starter dalam enam pertandingan terakhir.

Lin juga berhasil mencatatkan namanya sebagai pemain tersubur dalam lima pertandingan awal di musim perdananya. Dari lima laga itu, ia berhasil mengemas 136 poin. Catatan apik itu membuatnya sejajar dengan mantan bintang NBA lainnya, seperti Allen Iverson, Shaquille O''Neal, dan Michael Jordan.

NBA | SINGGIH SOARES TONCE

Berita Terpopuler:

Thailand Mundur dari Sultan Hassanal Bolkiah Cup

Stamina Pemain Kunci Sukses Timnas U-21 di Brunei

Lawan AC Milan, Laga Emosional bagi Pirlo

Bungkam Cessena 3-0, AC Milan ke Puncak Klasemen

Fan Usia 9 Tahun Ingin Inter Raih Kemenangan