John Kei dan Kelompok 'Penguasa' Ibu Kota

John Kei dan Kelompok 'Penguasa' Ibu Kota

John Refra Alias John Key. Dok. TEMPO/Dwi Narwoko

TEMPO.CO, Jakarta - John Kei alias John Refra menjadi bahan perbincangan hangat beberapa hari terakhir ini. Polisi menangkap John atas dugaan keterlibatan dalam kasus pembunuhan Direktur Power Steel Mandiri Tan Harry Tantono, Jakarta, 17 Februari 2012.

John Kei dikenal memiliki bisnis jasa pengamanan dengan cakupan luas. Bisnis "keras" ini seringkali menimbulkan gesekan dengan kelompok lain. John Kei cs seringkali disebut dalam sejumlah insiden, seperti dalam kasus tewasnya Basri Sangaji pada 2004 sampai keributan di Blowfish pada 2010.

Bagaimana sebenarnya peta para "penguasa" ibu kota ini dan siapakah mereka?

Thalib Makarim
Sama seperti John Kei, Thalib juga pendatang. Thalib berasal dari Flores dan anggotanya kebanyakan berasal dari tempat asalnya. Bisnis yang digeluti adalah bidang pengamanan klub hiburan kelas atas, seperti Blowfish, DragonFly, X2, dan Vertigo serta pusat perbelanjaan dan hiburan malam kelas atas di daerah hingga Melawai. Selain itu, ia pernah menjadi pengacara Tommy Winata.

Abragam Lunggana
Abraham merupakan putra Betawi yang cukup disegani. Saat ini, ia menduduki jabatan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Panca Marga dan Wakil Ketua DPRD DKI. Bisnis yang digeluti adalah mengelola jasa parkiran dan keamanan di kawasan Jakarta Pusat, jasa pengamanan Blok F, Pasar Tanah Abang, parkiran Rumah Sakit Fatmawati, serta menguasai sejumlah area strategis di kawasan Jalan Thamrin.

Abraham mendapat kekuasaan di daerah Blok F Pasar Tanah Abang setelah berhasil merebutnya dari penguasa Betawi Muhammad Yusuf Muhi alias Bang Ucu Kambing.

Laskar Jayakarta
Laskar Jayakarta ini didirikan oleh H. Achmad Laisyak dan Bang Illo. Dalam situsnya sebagai pembina adalah Agung Laksono. Laskar Jayakarta beranggotakan warga Betawi. Kegiatan yang mereka lakukan adalah melakukan demonstrasi dan menyediakan jasa keamanan klub malam dan hotel daerah Tamansari Jakarta Barat, Mangga Besar, Hayam Wuruk, Gadjah Mada dan pusat perbelanjaan Glodok.

DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER | EVAN | RINA W

Berita lain:
John Kei, dari Tanah Abang hingga Australia

Tito Kei: Polisi Ini Menembak John Kei
Hari Ini, John Kei Ajukan Gugatan Praperadilan
Berbagai 'Peluru' Polisi Jerat John Kei
Alasan Polisi Jerat John Kei Pasal Pembunuhan
Positif Nyabu, Alba Fuad Ditahan
John Kei Dijerat Pasal Pembunuhan dan Narkotik
Polisi: John Kei Bertemu Bos Sanex di Hotel
Gula Darah Turun, John Kei Masih Trauma
Wawancara John Kei: Saya Suka Kelahi, Bukan Preman

Komentar (6)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Ko pemerintah mau basmi preman, gmpang aja, tinggal kasih wewenang penuh ma polri, asal yg namanya preman dan udh meresahkan tembak aja di tempat, selesai smua, ingat masa Sutanto jd kapolri, jg kan to tembak, di makan pun daging preman to berani ma aggta polri. Apa to preman.
1
5
di merdeka ada preman....dijalanan ada preman....bahkan di tempat ibadahpun ada preman....
0
0
ane setuju brantas preman,karna membunuh dsb...bgmana dengan gerombolan abubakar basir dan antek2nya...harus dihukum mati juga kan??
1
2
Orang seperti mailaikat pencabut nyawa....tidak dapat ditoleril karena ini merupakan hukum rimba dan sudah sepantasnya dilakukan hukuman mati dengan penghampusan dari segala hak....atau kita gunakan UU darurat untuk menerapkan Premanisme ini...... Inilah fungsi dan tugas dari Pemerintah beserta aparat yang berada dibawahnya....agar secara tegas didalam menegakkan hukum...brantas premanisme.....
0
1
Orang seperti mailaikat pencabut nyawa....tidak dapat ditoleril karena ini merupakan hukum rimba dan sudah sepantasnya dilakukan hukuman mati dengan penghampusan dari segala hak....atau kita gunakan UU darurat untuk menerapkan Premanisme ini...... Inilah fungsi dan tugas dari Pemerintah beserta aparat yang berada dibawahnya....agar secara tegas didalam menegakkan hukum...brantas premanisme.....
Selanjutnya

Musik/Film

Wajib Baca!
X