foto

basketbalgoal.com

Lama Vakum, Liga Basket Wanita Kembali Digelar

TEMPO.CO, Jakarta - PT Deteksi Basket Lintas (DBL) akan menggelar kompetisi Women''s National Basketball League (WNBL) pada Maret hingga April 2012. Ini merupakan angin segar untuk para pemain basket wanita setelah kompetisi tersebut vakum dalam beberapa tahun terakhir.

"Walaupun terkesan mendadak, kami memutuskan untuk memulai kompetisi itu sekarang setelah banyak yang meminta, karena sebelumnya sudah vakum beberapa tahun lalu," kata Direktur PT DBL Indonesia, Azrul Ananda, dalam konfrensi persnya di FX Senayan Jakarta, Selasa, 21 Februari 2012.

Azrul menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengurus Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) dan klub-klub basket wanita. Menurutnya ada lima klub basket yang akan ikut dalam liga tersebut, yaitu Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta, Surabaya Fever, Sritex Dragons Solo, Sahabat Semarang, dan Rajawali-Tunas Mojang Jawa Barat.

Dalam kompetisi tersebut, klub peserta akan bertemu masing-masing dua kali mengiringi Flexi NBL Indonesia 2011-2012 seri Surabaya, Jakarta, dan Championship seri di Yogjakarta. "Pertandingan pertama akan digelar 14 Maret di Surabaya dan finalnya di GOR UNY Jogjakarta pada 28 April atau sehari sebelum grand final Fleksi NBL," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perbasi, Agus Mauro menyatakan pihaknya sangat antusias dengan diputarnya liga WNBL tersebut. Dengan adanya liga tersebut akan mempermudah Perbasi untuk menjaring pemain basket perempuan untuk berlaga di kejuaran-kejuaraan seperti SEA Games.

"Pengalaman kami di SEA Games kemarin sangat sulit mencari atlet basket perempuan. Hal itu disebabkan karenma tidak adanya kompetisi di level tinggi. Kami berterimakasih digelarnya liga ini," kata Agus.

Menurut Agus, dengan adanya liga basket perempuan tersebut, pihaknya akan sangat terbantu untuk mempersiapkan para Srikandi basket untuk ikut dalam SEA Games 2013 mendatang di Myanmar. "Karena persaingannya akan semakin ketat nanti. Jadi dengan adanya ini kita bisa persiapan lebih dini," ujarnya.

Dari daftar pemain yang telah ditetapkan oleh penyelenggara, dalam laga musim perdana WNBL akan banyak diikuti oleh mantan bintang DBL, termasuk mantan anggota DBL Indonesia All-Star atau DBL Indonesia selection yang pernah bertanding di beberapa negara seperti Malaysia, Australia, dan Amerika Serikat.

Presiden Komisaris Rajawali-Tunas, Teddy Heriyadi, juga menyambut baik adanya liga tersebut. Menurut pria yang juga Sekretaris umum Perbasi Jawa Barat ini, liga tersebut membantu pihaknya untuk mempersiapkan pemain basket putri untuk ikut ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan di Riau pada September mendatang. "Kita target untuk nanti Riau," katanya.

ANGGA SUKMA WIJAYA