Adele. AP/Chris Pizzello
Topik
Foto Terkait
Terinspirasi Adele, Tubuh Berisi Kembali Diminati
TEMPO.CO, London - Meningkatnya popularitas penyanyi Inggris bertubuh subur, Adele, turut mempengaruhi dunia mode. Kini ia menjadi ikon baru, bersama dengan aktris Amerika Serikat, Christina Hendricks, yang juga gemuk.
Perusahaan bernama Displaysense yang memproduksi menekin mengalami kenaikan permintaan dari produsen baju untuk manekin berukuran besar. Ukuran yang paling banyak dipesan biasanya antara 12-14, tapi kini pesanan bagi ukuran 16 semakin tinggi.
Adele sering dikritik karena ukuran tubuhnya yang dianggap tak ideal sebagai seorang selebritas. Tapi kini tampaknya pelaku di dunia mode harus minta maaf kepadanya. Ia telah menjadi referensi baru bagi para wanita. Juru bicara Displaysense, Jim Moody, mengomentari adanya tren baru tersebut.
"Tubuh berisi kembali diminati para wanita," ujarnya dalam situs www.dailymail.co.uk yang dipublikasikan pada Selasa, 21 Februari 2012.
"Karl Lagerfeld, dari rumah mode Chanel, menginginkan wanita dengan tubuh yang sangat kurus berjalan di catwalk. Tapi sekarang produsen pakaian lain berlomba-lomba mengembangkan pakaian berukuran besar," kata Moody.
Perusahaan itu juga menerima pesanan cermin dengan ukuran yang lebih besar. Secara historis, mode telah membatasi wanita dengan ukuran pakaian tertentu. Hal ini menciptakan stereotipe bahwa wanita seharusnya bertubuh kurus. Padahal, faktanya, lebih dari 1 juta wanita di Inggris mempunyai ukuran pakaian mencapai 18.
Produsen pakaian terkemuka di Inggris, Debenhams, kini memproduksi pakaian wanita hingga ukuran 16. Padahal sebelumnya mereka memajang pakaian koleksinya di manekin berukuran 10. Pemerintah Spanyol mendorong produsen untuk tidak memproduksi manekin bagi pakaian wanita bertubuh kurus. Mereka mengatakan pakaian yang dipajang untuk orang bertubuh kurus akan memberikan tekanan bagi para wanita Spanyol.
DAILY MAIL | SATWIKA MOVEMENTI





