M. Nazaruddin, Anas Urbaningrum, dan Andi Alfian Mallarangeng. TEMPO/ Edi Wahyono
Infografis
Menteri Andi Bersaksi untuk Nazar Pagi Ini
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dijadwalkan bersaksi dalam persidangan Muhammad Nazaruddin, terdakwa kasus suap pembangunan Wisma Atlet, Rabu, 22 Februari 2012. Persidangan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.
”Rencananya Pak Andi dihadirkan sebagai saksi di persidangan dengan terdakwa Nazaruddin,” kata juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi, di Jakarta, Selasa, 21 Februari 2012. Johan berharap Andi dapat memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya saat bersaksi.
Menteri Andi sendiri akan menjadi satu dari empat saksi terakhir yang diajukan jaksa dalam persidangan untuk terdakwa Muhammad Nazaruddin. Andi dipanggil bersama Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Nining Indra Saleh; orang dekat Wafid Muharam, Paul Iwo; dan karyawan PT Duta Graha Indah, Wawan Karmawan.
Andi Mallarangeng sering disebut dalam kasus Nazaruddin. Salah satunya adalah karena ia menggelar pertemuannya dengan Nazaruddin dan dua koleganya di Partai Demokrat--Angelina Sondakh dan Mahyuddin--di lantai 10 kantor Kementerian Olahraga. Pertemuan itu disinyalir adalah lobi Nazar, Angelina, dan Mahyuddin agar proyek Wisma Atlet dan Stadion Hambalang bisa dikelola oleh perusahaan Nazar.
Pertemuan yang diduga membahas anggaran proyek Wisma Atlet itu diikuti Andi, Nazaruddin, Angelina Sondakh (anggota Komisi X DPR), Mahyuddin (Ketua Komisi X DPR), dan Wafid Muharam (Sekretaris Menpora saat itu). Dalam pertemuan itu, Andi memberi arahan kepada Wafid untuk menindaklanjuti hal-hal yang telah disepakati.
Namun Wafid mengaku tidak tahu isi pembicaraan dalam pertemuan itu. Saat bersaksi untuk Nazaruddin, Mahyuddin mengatakan bahwa pertemuan itu sempat menyinggung persoalan sertifikat tanah pusat pelatihan olahraga Hambalang, Jawa Barat.
Menurut Mahyuddin, Nazaruddin menyampaikan kepada Andi bahwa masalah sertifikat Hambalang telah selesai diurus. Namun Mahyuddin mengaku lupa isi pembicaraan lainnya. Dia dan Angelina mengatakan pertemuan itu hanya sebatas silaturahmi.
TRI SUHARMAN | FRANSISCO ROSARIANS





