Cuplikan video berjudul ''googlighting''. simplyzesty.com
Foto Terkait
Microsoft Ejek Google Lewat Video
TEMPO.CO , California - Setelah mengeluarkan video yang mengejek Gmail pada Juli tahun lalu, kemarin Microsoft kembali menyebarkan video serupa melalui YouTube. Kali ini sasarannya adalah Google Apps.
Dikutip dari PC Mag, Rabu, 22 Februari 2012, video berjudul ''Googlighting'' ini menampilkan seorang salesman dengan setelan putih dan dasi warna-warni khas Google.
Bahkan logo Google sempat terpampang sangat jelas di awal video ini. Salesman bergaya ''slengean'' ini digambarkan sedang berupaya meyakinkan seorang eksekutif wanita untuk menggunakan aplikasi darinya.
Si eksekutif wanita tampak tak yakin dengan produk yang ditawarkan salesman tadi. "Jadi maksud Anda, software ini dapat berbeda dari hari sebelumnya?" tanya eksekutif tersebut.
"Berbeda, lebih baik, atau benar-benar menghilang. Tak ada yang tahu masa depan Google Apps," jawab sang salesman.
Sesosok penyanyi kemudian muncul dan memperingatkan sang eksekutif bahwa Google telah ''membunuh'' layanan Gears, Wave, dan Buzz, sehingga nasib yang sama mungkin akan menanti Google Apps.
"Saat Google Apps terbaring di kuburnya nanti, bisnis milik Anda pun akan kena getahnya," ujarnya. Video ini ditutup dengan kalimat ''Waspada terhadap si Asing Googlighting''.
Google belum berkomentar mengenai beredarnya video ini.
Sebagai catatan, pada Juli 2011 video serupa diedarkan oleh tim Microsoft Office 365. Tayangan tersebut menceritakan Gmailman, seorang tukang pos Google yang sering mengintip korespondensi kliennya demi mendapatkan keyword untuk beriklan.
Video Googlighting ini keluar tidak lama setelah Microsoft menuduh Google telah melanggar privasi pengguna Internet Explorer melalui pelacakan dengan menggunakan cookies.
Google mengelak dengan mengatakan bahwa standar pengaturan yang disyaratkan Microsoft sebenarnya sudah tidak relevan digunakan, karena telah banyak ditinggalkan situs yang ada di Web.
PC MAG | CNET |RATNANING ASIH





