Sebuah batu berukuran besar dengan relief bergambar laki-laki ditemukan di Dusun Jirem, Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu, (8/2). TEMPO/Ishomuddin
Topik
Tak Ada Candi di Sekitar Batu Berukir Kertamanah
TEMPO.CO, Bandung -— Balai Arkeologi Bandung memastikan temuan sebongkah batu berukir (relief) di Kampung Kertamanah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, bukanlah petunjuk adanya candi di lokasi tersebut. Balai Arkeologi memastikan batu berukir itu bentuknya seperti dari candi di daerah Jawa Tengah. “Tidak ada candi di sekitar temuan batu itu,” kata Lutfi Yondri, peneliti utama di Balai Arkeologi Bandung, Rabu, 22 Februari 2012.
Akhir-akhir ini, temuan batu relief tersebut diberitakan sebagai peninggalan bersejarah. Diduga ada candi yang terkubur sisa peninggalan kebudayaan Hindu. Batu berukir seperti sosok dewa itu ditemukan oleh warga di pelataran kebun rumahnya pada 1989.
Menurut Lutfi, penemuan batu berukir itu sudah diperiksa Balai Arkeologi Bandung sekitar 2003 lalu. Hasilnya, batuan candi itu dipastikan bukan berasal dari Jawa Barat. “Belum ada temuan batu seperti itu di candi Jawa Barat,” ujarnya.
Batu itu diduga kuat dibawa oleh manusia dari percandian di Jawa Tengah. Selain itu, tidak ada temuan batu berukir lainnya maupun artefak yang terkait. Karena itu, kata Lutfi, Balai Arkeologi menghentikan penelitian lanjutan sejak beberapa tahun lalu. “Kalau istilah arkeologi, (batu) itu temuan lepas,” katanya.
ANWAR SISWADI





