foto

Karya Lenny Agustin dalam peragaan busana bertajuk "Offerings" dalam Indonesia Fashion Week 2012 di Jakarta Convention Center, Sabtu (25/2).

Persembahan Lenny Agustin

TEMPO.CO, Jakarta -Sekali lagi Lenny Agustin memberi kejutan di ajang Indonesia Fashion Week. Pada hari ketiga perhelatan itu (25/2), ia menampilkan busana khas perempuan Bali, setelah sehari sebelumnya berkreasi dengan busana batik dan tenun siap pakai.

Pada awal peragaan busana bertema "Offerings" ini, iringan gamelan Bali mengantar para model berjalan di catwalk. Latar belakang panggung menampilkan gambar para perempuan berkebaya warna warni sambil membawa persembahan di atas kepalanya menuju pura.

Ya, perempuan Bali memang punya gaya tersendiri dalam berkebaya. Mereka memakai warna cerah dan mengikat bagian pinggang dengan kain seperti obi pada baju tradisional Jepang.

Lenny mengambil ciri khas itu. Seperti biasa ia melepas pakem kebaya yang selama ini identik dengan brokat dan payet. Bajunya kaya dengan aplikasi kain, rajutan, dan bordir.

Soal warna, desainer yang selalu tampil dengan gaya rambut pixie ini terlihat ekspresif. Kebaya merah bisa terlihat menyatu dengan rok pensil di atas lutut berwarna hijau. Di atas kebaya, terdapat aplikasi kain warna hitam di pinggang dan pinggul. Kemudian ada kebaya merah muda dilapis dengan bolero rajutan tanpa lengan berwarna biru dan rok mini orange.

Gaya Harajuku yang tabrak warna dan model memang sangat mempengaruhi desain Lenny selama ini. Tapi karena ia berani bermain dengan alpikasi, motif, dan bahan, koleksinya sampai sekarang belum membuat penikmat fesyen Indonesia bosan. Wanita berjiwa muda yang ingin memerkan lekuk tubuh dan tungkai kaki tentu tergoda untuk memakainya.

Sorta Tobing