Jalan Menuju Situs Gunung Padang Longsor   | Travel | Tempo.co
TEMPO Travel
24 - 26 Mei 2012
Festival Musik Lintas Genre di Rumah Tembi
Festival digelar untuk pendokumentasian seri musik tradisi baru dalam bentuk album.

14 - 19 Mei 2012
Festival Teluk Jailolo 2012
Festival tahunan yang digelar di Teluk Jailolo Halmahera. Diisi mulai dari fun diving, parade rempah, hingga bakar ikan.

Di Indonesia, orang sangat peduli harga jual kembali mobil second. Saat membeli mobil baru pun, mayoritas pembeli sudah memikirkan harga jual kembali mobilnya. Nah ikuti tips berikut agar perawatan yang optimal dapat tercapai. 1. Gunakan pelindung cat. Sa

Jalan Menuju Situs Gunung Padang Longsor  

Sabtu, 25 Februari 2012 | 09:01 WIB

Batu menhir yang menancap di kawasan punden berundak Gunung Padang, Desa Karya Mukti, Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (29/1). TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Cianjur - Bagi pengunjung yang ingin datang ke Situs Megalitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sebaiknya waspada saat melintas di jalan menuju kawasan situs. Pasalnya, beberapa titik jalan sempat tertutup karena terjadi longsor.

Nanang, koordinator penjaga Situs Gunung Padang, mengatakan longsor terjadi di beberapa titik di kawasan Situs Gunung Padang sejak Kamis 23 Februari 2012 dini hari lalu. Sedikitnya tiga lokasi longsor menutup jalan menuju kawasan situs.

"Warga sudah menyingkirkan lumpur dan batu yang menimbun jalan. Meski belum bersih semua, jalan menuju situs sudah bisa dilalui," kata Nanang saat dihubungi Tempo, Sabtu 25 Februari 2012.

Nanang menambahkan di lokasi situs sendiri tidak ada longsor. Namun, berdasarkan laporan warga, ada batu-batu di luar zona inti (situs) terbawa longsor. "Tapi bukan batu dari zona inti. Warga sedang berusaha mencari dan menyelamatkan batu-batu tersebut," kata dia.

Selain menutup jalan, longsor juga menyeret empat rumah di Kampung Cipanggulaan dan Gunung Malati. Areal sawah dan kebun juga ada yang tertimbun longsor.

Hingga saat ini belum ada bantuan dari pihak pemerintah setempat. Warga berusaha menyingkirkan material longsor secara bergotong-royong dengan cara manual.

DEDEN ABDUL AZIZ