foto

Ilustrasi. tumichael.com

Rapidshare Batasi Kecepatan Unduh Gratisan  

TEMPO.CO , Jakarta - Setelah penutupan Megaupload, situs berbagi file sejenis mulai waspada dalam beroperasi. Rapidshare, misalnya, memutuskan mengurangi kecepatan bagi para pengunduh non-anggota yang tidak membayar.

Dikutip dari situs teknologi PC Mag, Senin, 27 Februari 2012, kebijakan ini diambil agar situs tersebut tidak dianggap sebagai sarang pembajak.

Selama beberapa waktu terakhir pengunduh gratisan Rapidshare telah mengeluhkan kecepatan unduh yang menurun secara drastis. Rapishare mengkonfirmasi pada TorrentFreak yang dilansir PC Mag bahwa langkah ini terpaksa dijalankan karena melonjaknya trafik dari pengguna gratisan dan tingginya pelanggaran dalam memanfaatkan layanan situs ini.

Rapidshare menambahkan bahwa kondisi ini meningkat tajam, terutama setelah penutupan Megaupload.

"Diperkirakan sejumlah pelanggar hak cipta telah memilih Rapidshare sebagai tempat baru bagi mereka menjalankan aktivitas ilegalnya," ujar juru bicara Rapidshare.

Rapidshare menyatakan keputusan ini memang menyakitkan, tapi akan berlaku sangat efektif.

"Kami yakin langkah ini akan membuat Rapidshare sangat tidak populer di mata para pembajak, dan akan mengurangi trafik yang dipenuhi pelanggaran tersebut," ujarnya menambahkan.

Agar tidak merugikan anggotanya yang memanfaatkan situs ini untuk berbagi file-nya, Rapidshare memberikan fitur yang dapat membuat kecepatan unduh pada file tersebut kembali normal.

Syaratnya, pemilik file tersebut harus memenuhi sejumlah ketentuan yang membuktikan bahwa ia menggunakan layanan Rapidshare tanpa melawan hukum, serta harus memberikan penjelasan mengenai konten file tersebut.

PC MAG | THE VERGE | RATNANING ASIH