Danau Kembar. Danau Diatas di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tempo/Febrianti

Danau Kembar. Danau Diatas di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tempo/Febrianti

Pesona Danau Kembar di Lembah Gumanti

TEMPO.CO , Padang: Dua danau yang terletak di kawasan Lembah Gumanti yang subur di Alahan Panjang, Solok, itu seperti sepasang kembar identik. Permukaannya sama-sama biru dan tenang bagai kaca. Letaknya bersisian dan hanya dipisahkan sekitar 300 meter oleh jalan raya dan kebun sayuran. Untuk membedakan keduanya masing-masing dinamai Danau di Atas dan Danau di Bawah.

Anehnya jalan menuju Danau di Bawah malah mendaki sedangkan jalan ke Danau di Atas menurun. Ini sering menimbulkan tanya, kenapa danau yang terletak di atas bukit dinamakan Danau di Bawah sedangkan yang berada di bawah bukit atau di bawah jalan dinamakan Danau di Atas.

Ternyata itu diukur dari ketinggian permukaan airnya. Walaupun letaknya lebih tinggi, permukaan air Danau di Bawah memang lebih rendah dari Danau di Atas. Namun kedua danau ini tetap dijuluki Danau Kembar. Di lokasi ini udara terasa dingin khas udara pegunungan karena berada di sisi Gunung Talang.

Di Danau di Bawah yang paling menarik adalah panoramanya. Sebab, kita akan berada di atas punggungan bukit dan memandang hamparan danau dari ketinggian. Pemandangan yang menyejukkan mata. Danau di Bawah bagai kawah raksasa dengan air yang biru dan bening bagai kaca. Dikelilingi pohon-pohon pinus. Dari sini danau kembarannya Danau di Atas juga terlihat. Di sisi utara sebagian Gunung Talang terlihat diselimuti kabut.

Selain menikmati panorama yang indah dan sunyi, di Danau di Bawah ini pengunjung bisa membeli buah-buahan khas daerah ini. Ada markisa, stroberi, dan buah terong beanda. Bahkan markisa yang matang berwarna ungu kekuningan itu bisa dipetik sendiri di kebun penjualnya. Banyak pula penjual bunga hias dalam pot, khas bunga-bunga pegunungan seperti suplir, dahlia, mawar, begonia, gladiol, dan anyelir.

Sementara di Danau di Atas lebih banyak pengunjung dan warung-warung makanan. Banyak anak-anak terlihat berenang di danau. Ada juga sebuah dermaga kecil untuk perahu motor angkutan milik masyarakat yang digunakan sebagai transportasi antar-nagari di sekitar danau.

Bila datang hari Sabtu, kita bisa ikut keliling danau bersama perahu bermesin tempel bermuatan 10 orang yang dijadikan angkutan umum. Tempo mencobanya pada Sabtu, 7 April 2012.

Untuk mencapai kawasan ini sangat mudah. Dari Kota Padang kita bisa naik bus travel menuju Alahan Panjang, Kabupaten Solok, dengan ongkos Rp 15.000. Jarak dari Padang ke Danau Kembar sekitar 60 kilometer ditempuh selama 1,5 jam dengan jalan yang berkelok-kelok.

Di sepanjang jalan, mata akan dimanjakan pemandangan alam yang indah. Di antaranya panorama hutan tropis dan jurang yang terjal di kawasan Hutan Raya Bung Hatta begitu keluar dari kota Padang melewati Indarung.

Menjelang sampai ke danau, pengunjung akan disambut pemandangan kebun teh yang hijau akan terhampar sepanjang jalan. Lepas dari kebun teh, berhenti di Pasar Simpang. Jika ingin ke Danau di Bawah belok ke jalan sebelah kiri, dan ke Danau di Atas belok ke kanan.

FEBRIANTI