indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Ombak 9 Meter Terjang Pantai di Lumajang

Ombak 9 Meter Terjang Pantai di Lumajang

resimde.com

TEMPO.CO, Lumajang-- Ombak setinggi 9 meter menerjang pesisir pantai selatan, tepatnya di Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat, 20 April 2012. Tiga warung dilaporkan rusak akibat terjangan ombak yang secara tiba-tiba datang itu. Sejumlah warga diungsikan lantaran khawatir ombak tinggi kembali menerjang.

Camat Tempursari, Mahmud Nazarudin, kepada Tempo mengatakan ombak tinggi terjadi sejak pagi hari ini hingga sore. "Sampai saat ini ombaknya masih tinggi," kata dia.

Ombak tinggi tersebut merusak tiga warung yang berada di pantai Watu Godek. "Warungnya terbuat dari gedeg," kata Mahmud.

Padahal, kata dia, warung itu jaraknya dari tepi pantai 100 meter. Lantaran warung yang sehari-hari juga sebagai tempat tinggal pemiliknya ini rusak, pemilik warung diungsikan dulu untuk sementara waktu.

Sejumlah barang yang berada di dalam warung tersebut porak-poranda akibat terjangan ombak setinggi 9 meter ini. Tempat tidur si empunya warung basah kuyup. "Saya suruh menginap di rumah saudaranya," kata Mahmud.

Ombak tinggi ini juga dirasakan warga di Desa Buluhrejo, Kecamatan Tempursari. Kendati belum sampai menerjang rumah di pinggiran pantai, pihak kecamatan tetap saja meminta sejumlah warganya untuk mengungsi dulu sementara. "Lima rumah atau sekitar 16 jiwa yang sementara ini diungsikan di rumah saudaranya," kata Mahmud.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang, Hendro Wahyono, mengatakan ombak tinggi itu juga dirasakan warga Desa Bades, Kecamatan Tempursari. "Ombaknya memang tinggi," kata Hendro. Hanya, kata dia, warga merasa tidak asing dengan ombak tinggi seperti yang terjadi saat ini. "Warga menganggap sudah biasa terjadi," katanya.

DAVID PRIYASIDHARTA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X